NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Satlantas Polres Nganjuk terus menggelar razia kendaraan. Selama bulan april, petugas menilang 259 pengendara sepeda motor.
Ratusan pengendara sepeda motor itu terjaring razia langsung dan ETLE.
Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian menjelaskan, penindakannya sendiri tak hanya berfokus pada roda dua, namun juga kendaraan roda empat atau lebih.
Dengan penindakan kasat mata. Mulai dari tidak memakai helm, kendaraan tidak sesuai spektek hingga knalpot brong.
"Kami juga ada mobil INCAR yang bisa merekam setiap pelanggaran di jalan raya," ujarnya.
Ivan menyebut razia knalpot brong juga masih terus dilakukan. Sebab knalpot brong sangat mengganggu kenyamanan warga Nganjuk.
“Knalpot brong jadi atensi Polres Nganjuk, makanya saya canangkan Nganjuk ini zero knalpot brong,” ujar Ivan.
Untuk sepeda motor yang diamankan, Ivan mengatakan, pemilik boleh mengambil setelah mengembalikan kondisi motor ke standar.
Kemudian, mereka membayar denda tilang. Lalu, pemilik membuat surat keterangan tidak mengulangi lagi perbuatannya.
“Pengambilan motor harus dengan orang tua untuk remaja yang tidak memiliki SIM C,” tambahnya.
Selain itu, Ivan mengatakan, patroli juga bertujuan mencegah balap liar menjadi sasaran. Karena remaja di Kota Angin sering melakukan balap liar.
Padahal, balap liar sangat berbahaya. Bisa menyebabkan kecelakaan yang merenggut nyawa.
Meski demikian, pria berusia 31 tahun itu mengatakan, satlantas tidak hanya menilang. Namun, pihaknya juga terus sosialisasi ke pelajar di Kota Angin.
Harapannya, sosialisasi tersebut bisa mencegah kenakalan remaja. "Kami juga sering melakukan sosialisasi ke sekolah dan pesantren," pungkasnya. (nov/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira