NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Rumah di Dusun Jembel, Desa Banjarejo, Kecamatan Rejoso, terbakar. Kebakaran rumah berukuran 3x6 meter milik Sugianto, 40, pada Sabtu malam (30/5). Api diduga berasal dari korsleting listrik.
Peristiwa kebakaran pertama kali dilaporkan warga sekitar ke petugas Damkarmat Nganjuk pukul 18.36 WIB. Tim pemadam anggota siaga 1 pos bantu Rejoso dan siaga 1 mako langsung bergerak cepat.
"Dua armada langsung meluncur," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyalamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk Sujito.
Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, kebakaran pertama kali dilihat oleh Tasmirah. Saat itu, dia sedang duduk di depan rumah. Namun tiba-tiba ia melihat api yang membesar diruang tengah.
Tasmirah pun panik, langsung memanggil suaminya. Dan langsung diteruskan ke anggota damkar. Kobaran api dengan cepat merambat ke seluruh bagian rumah.
Sementara untuk menjinakkan kobaran api, pihaknya menurunkan setidaknya ada dua unit mobil pemadam kebakaran. Petugas tiba di tempat kejadian pukul 18.42 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman.
“Api membakar sebagian rumah,” jelas Jito Damkar.
Proses pemadaman hingga pendinginan pun berlangsung sekitar 1,5 jam. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB.
Amukan api membakar satu rumah beserta isinya. Sementara itu, plafon rumahnya ikut terbakar. Dugaan sementara kebakaran tersebut akibat korsleting listrik.
"Kerugian mencapai Rp 25 juta," ujarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Proses penanganan turut melibatkan , Babinsa Rejoso dan perangkat desa.
Jito Damkar mengimbau kepada warga untuk lebih waspada. Cek instalasi listrik di rumah agar tidak terjadi korsleting listrik. (nov/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira