NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Komarudin, 67, pencari rumput asal Desa Sambirejo, Kecamatan Tanjunganom tewas tertabrak kereta api kemarin sore (1/8). Ironisnya, lansia ini terpental ke sungai Kalimati setelah tertabrak kereta api di Dusun Tambakrejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Tanjunganom.
Menurut Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk Sutomo, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban sedang mencari rumput di rel kereta api. Tiba-tiba ada kereta api yang sedang melintas dari arah barat. Sayangnya, saat itu, korban tidak mengetahui ada kereta api yang hendak lewat.
Baca Juga: Pilih Pandan Wilis atau Gedung Juang
Meski sempat diklakson, korban tetap tidak sadar. Hingga akhirnya dia tertabrak kereta api. Nasib nahas yang dialami korban tidak berhenti begitu saja. Karena setelah tertabrak kereta api, korban terpental hingga ke jatuh ke sungai yang jaraknya tidak jauh dari lokasi kejadian.“Korban terjatuh dan hanyut di sungai. Kami mendapat laporan dari pihak kepolisian dan langsung melakukan pencarian,” tambahnya.
Tidak butuh waktu lama hingga petugas tiba di lokasi kejadian. Sesaat kemudian petugas langsung melakukan pencarian.
Baca Juga: Rumpun Bambu dan Dapur Rumah Terbakar
Hasilnya korban ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi tercebur. Sayangnya, saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Dia meninggal sesaat setelah tertabrak kereta api. “Saat ini sedang ditangani oleh pihak kepolisian,” pungkas Sutomo. (wib/tyo)
Editor : Miko