NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Pengguna jalan Tol Kertosono-Solo waswas. Penyebabnya, pada Senin malam (15/9), terjadi kebakaran lahan di sekitar KM 640. Api melalap semak belukar di dekat tol KM 640, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Informasi pertama datang dari petugas Jasa Marga yang sedang berpatroli rutin. Sekitar pukul 19.40 WIB, mereka melihat kepulan asap dan api berkobar di tepi jalur tol. Salah seorang petugas segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Nganjuk.
“Begitu mendapat laporan, tim siaga 1 langsung diberangkatkan. Armada 03 meluncur ke lokasi bersama anggota,” jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk Imam Ashari.
Baca Juga: Antrean SKCK di Polres Nganjuk Membludak, Calon PPPK Rela Nglosor di Tanah
Setibanya di lokasi pukul 20.00 WIB, petugas menemukan api sudah menjalar cukup luas. Kondisi cuaca yang cerah dan berangin membuat si jago merah cepat membesar. Beruntung, titik api masih berada di area pinggir jalan tol sehingga tidak sampai menjalar ke badan jalan.
Tanpa menunggu lama, petugas damkarmat langsung melakukan penyemprotan air. Petugas Jasa Marga dan unit PJR turut membantu mengamankan lokasi agar arus lalu lintas tetap terkendali.
Proses pemadaman berlangsung selama hampir dua jam. Api baru benar-benar dipadamkan pada pukul 21.50 WIB. “Tidak ada korban jiwa. Namun peristiwa ini harus menjadi peringatan agar masyarakat tidak sembarangan membakar sampah,” tambahnya.
Baca Juga: Dua Rumah di Mojoduwur Ngetos Ludes. Kerugian Korban Capai Ratusan Juta
Hasil pendataan sementara menyebutkan, penyebab kebakaran berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan di sekitar area lahan. Angin yang cukup kencang membuat api merembet hingga meluas.
Meski situasi bisa dikendalikan, peristiwa kebakaran lahan di jalur tol tetap menjadi perhatian serius. “Kami imbau masyarakat untuk lebih peduli. Sekecil apa pun api bisa menjadi besar jika dibiarkan, apalagi di area terbuka,” pungkas Imam. (nov/tyo)
Editor : Miko