Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

BREAKING NEWS: Gara-gara Sampah Bambu, Dam Kramat di Nganjuk Meluap hingga Rendam Jalan Tanjungrejo!

rekian • Selasa, 3 Maret 2026 | 02:39 WIB

MENCEKAM: Warga menyaksikan luapan air sungai yang mulai masuk ke jalan raya.
MENCEKAM: Warga menyaksikan luapan air sungai yang mulai masuk ke jalan raya.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah hulu Sungai Kuncir pada Senin (2/3) sore memicu terjadinya banjir luapan. Tumpukan sampah bambu yang terbawa arus deras menyumbat pintu air Dam Kramat, mengakibatkan air meluap dan merendam akses jalan di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Loceret.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk, rentetan kejadian bermula saat kawasan Sungai Kuncir diguyur hujan sejak pukul 14.00 WIB. Sekitar dua jam kemudian, atau pukul 16.00 WIB, debit air sungai mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Baca Juga: Damkar Nganjuk Lakukan OTT Tawon Vespa di Tanjunganom dan Warujayeng dalam Semalam

Puncaknya terjadi pada pukul 16.30 WIB. Aliran sungai yang deras membawa material berupa rumpun dan sampah bambu dalam jumlah besar. Material tersebut langsung menumpuk dan menyumbat pintu air Dam Kramat. Mengetahui ancaman tersebut, perangkat Desa Tanjungrejo segera meminta bantuan kepada pihak-pihak terkait.

"Karena ada sampah bambu yang menyumbat di pintu air Dam Kramat, aliran tertahan sehingga terjadi luapan pada pukul 17.20 WIB yang langsung menggenangi jalan Desa Tanjungrejo," tulis laporan resmi BPBD Nganjuk yang diterima radarnganjuk.jawapos.com pada Senin (2/3) malam.

Baca Juga: Rumah Terbakar di Wilangan, Dua Orang Tewas

Akibat luapan sungai tersebut, jalan desa tergenang banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) mencapai kurang lebih 40 sentimeter. Kondisi ini praktis mengganggu aktivitas masyarakat setempat, khususnya warga yang bermukim di wilayah RT 01, 02, dan RT 04 di lingkungan RW 01 Desa Tanjungrejo. 

Beruntung, BPBD memastikan tidak ada kerusakan bangunan maupun infrastruktur akibat kejadian ini (nihil).Guna mengatasi genangan agar tidak semakin tinggi, tim gabungan langsung terjun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan cepat. 

Baca Juga: Dramatis! Damkar Nganjuk Berjibaku 1 Jam Potong Cincin Emas di Jari Lansia yang Membiru, Ini Kronologinya!

Penanganan difokuskan pada pembersihan tumpukan bambu di Dam Kramat. Mengingat besarnya volume sampah bambu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk mengerahkan alat berat ke lokasi.

Proses penanganan darurat ini melibatkan sinergi berbagai unsur, mulai dari BPBD Nganjuk, Agisena Jatim, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk, dibantu penuh oleh perangkat desa dan relawan masyarakat setempat.

Baca Juga: Rumah dan Percetakan Juanda Ludes Terbakar

Hingga laporan pantauan terakhir pada pukul 19.15 WIB, alat berat masih bekerja keras di lokasi. "Sekitar pukul 18.50 WIB, sebagian pintu dam Kramat sudah dapat dibersihkan dari tumpukan bambu," terang BPBD dalam laporannya.

Saat ini, proses pembersihan sisa-sisa material bambu di pintu air masih terus berlangsung untuk memastikan aliran Sungai Kuncir kembali lancar.

Sementara itu, kondisi cuaca di lokasi kejadian pada malam hari terpantau berawan. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

 

Editor : rekian
#Dam Kramat #nganjuk #bpbd nganjuk #banjir nganjuk #desa tanjungrejo