NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Warga Desa Senggowar, Kecamatan Gondang, gempar saat akan salat Tarawih pada Kamis malam (5/3). Tiba-tiba pikap bernopol B 9314 BR yang dikemudikan Imam Ashari, 26, warga Desa Bajang, Kecamatan Ngluyu menyeruduk teras rumah Rebiadi, 59, warga asal Desa Lengkonglor, Kecamatan Ngluyu.
Peristiwa yang menggemparkan itu terjadi saat malam hari. Pikap yang dikemudikan Imam melaju dari arah selatan dengan kecepatan tinggi. Saat melintas di jalan umum Desa Senggowar, kendaraan tiba-tiba oleng ke arah kanan.
Pada saat bersamaan, Rebiadi berada di depan teras rumahnya yang berada di tepi jalan. Karena jarak kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi tidak dapat membanting setir.
Akibatnya, kendaraan tersebut menabrak korban yang berada di depan teras rumahnya. “Korban mengalami luka ringan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk Ipda Putu Darius Pradnyana.
Tangan Rebiadi mengalami lecet. Kemudian, kaki kananya memar dan bibirnya bengkak. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut segera memberikan pertolongan. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Nganjuk untuk mendapatkan penanganan medis serta pemeriksaan lebih lanjut.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas juga mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk keperluan penyelidikan.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terkait penyebab pikap tersebut bisa oleng ke kanan hingga menabrak korban di depan rumahnya. Dugaan sementara kecelakaan dipicu oleh pengemudi yang kehilangan kendali saat melintas di lokasi kejadian. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
Polisi juga mengimbau para pengendara agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintas di jalan perkampungan. Karena warga banyak yang beraktivitas di sekitar jalan.
Editor : rekian