Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Bermain di Bantaran Sungai, Bocah 5 Tahun di Nganjuk Tewas Terseret Arus

rekian • Rabu, 18 Maret 2026 | 16:09 WIB

SIAP EVAKUASI: Petugas BPBD saat persiapan melakukan pencarian korban hanyut.
SIAP EVAKUASI: Petugas BPBD saat persiapan melakukan pencarian korban hanyut.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Nasib nahas menimpa seorang bocah berusia 5 tahun bernama Muchammad Kenzo Ardana Cannavaro. Ia dilaporkan meninggal dunia setelah terpeleset dan terseret derasnya arus Sungai Wadekan (aliran Sungai Kuncir Kiri) di Desa Sekarputih, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, pada Rabu (18/3) pagi.

Peristiwa memilukan ini bermula sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, korban Kenzo sedang asyik bermain di bantaran sungai bersama seorang temannya, Mohamad Akmal Mozaki, 4. Diduga kurang berhati-hati, Kenzo terpeleset dan jatuh ke sungai.Melihat temannya terjatuh, Akmal secara refleks berusaha memberikan pertolongan.

Namun nahas, bocah berusia 4 tahun itu justru ikut terbawa arus air. Beruntung, teriakan minta tolong didengar oleh warga dan saksi mata di sekitar lokasi, yakni Ibu Linda, 35. Warga pun segera bertindak dan berhasil menyelamatkan nyawa Akmal. Sayangnya, tubuh Kenzo telanjur hanyut terbawa derasnya aliran air.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Nganjuk, Purwo Hadi Setyo Wicaksono, yang akrab disapa Wicaksono, mengonfirmasi kebenaran peristiwa laka air tersebut.

"Benar, kami dari Pusdalops-PB BPBD Nganjuk menerima laporan dari perangkat Desa Sekarputih pada pukul 09.48 WIB terkait adanya kejadian membahayakan jiwa manusia atau orang hanyut.

Merespons hal tersebut, kami langsung menerjunkan satu tim pada pukul 10.00 WIB untuk melakukan asesmen dan proses pencarian hari pertama," ungkap Wicaksono saat dikonfirmasi, Rabu (18/3).

Operasi pencarian (Search and Rescue) telah dilakukan oleh tim gabungan dengan menyisir aliran sungai, dimulai dari titik awal korban terpeleset.

Upaya ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Kabupaten Nganjuk, BPBD Provinsi Jatim, jajaran Polres Nganjuk, Perangkat Desa, Destana Sekarputih, hingga relawan dari Senopati Rescue, Bagana, organisasi pencak silat, dan masyarakat setempat.

Setelah dilakukan penyisiran intensif, sekitar pukul 11.00 WIB, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban."Korban Kenzo berhasil ditemukan sekitar 700 meter dari lokasi awal ia terpeleset. Namun, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia (MD).

Tim langsung mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga," jelas Wicaksono.

Baca Juga: Awas! Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BPBD Nganjuk Keluarkan Peringatan Dini

Saat ini, kondisi cuaca di wilayah terdampak terpantau berawan. Pihak BPBD mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di dekat area yang rawan bencana atau sungai, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali.

Editor : rekian
#hanyut #meninggal dunia #orang tenggelam #Kabupaten Nganjuk #bpbd