NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Warga di Kelurahan Kapas, Kecamatan Sukomoro sudah jenuh dengan banjir di daerahnya. Sebagai solusinya, warga mendesak pemkab untuk melakukan pembangunan plengsengan dan normalisasi di aliran Sungai Kapas. “Tanggul jebol. Banjir lagi kalau tidak dinormalisasi dan diplengseng,” keluh Sutarji, 45, salah satu warga Kelurahan Kapas.
Sutarji menceritakan, di Kelurahan Kapas, banjir sudah terjadi sejak belasan tahun lalu. Masalahnya juga selalu sama. Aliran sungai yang meluap hingga menyebabkan tanggul jebol dan membanjiri rumah.
Baca Juga: Bermain di Bantaran Sungai, Bocah 5 Tahun di Nganjuk Tewas Terseret Arus
Namun, banjir yang terjadi pada Senin malam (16/3) lalu sedikit berbeda. Ada puluhan rumah yang terendam. Tidak hanya terjadi di Lingkungan Santren. Melainkan hingga ke Lingkungan Kapas. “Banjir hari ini (Senin malam, Red) menjadi banjir terparah di Kelurahan Kapas,” tandasnya.
Oleh karena itu, Sutarji meminta kepada pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan. Yakni dengan melakukan normalisasi sungai dan juga membangun plengsengan sungai di sepanjang aliran sungai yang melewati Kelurahan Kapas. “Wajib dibangun plengsengan dan dilakukan normalisasi agar banjir tidak terus terjadi,” tegasnya.
Baca Juga: Nekat Begal Payudara Mahasiswi di Ngronggot, Pemuda Asal Kediri Babak Belur Diamuk Massa
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nganjuk Onny Supriyono menjelaskan, setelah banjir terjadi, langsung turun ke lokasi kejadian. Bertujuan untuk melihat kondisi kerusakan di tanggul sungai. Hasilnya, menurut Onny, benar ada tanggul sungai yang jebol.
Sebagai solusi awal, PUPR Nganjuk akan membangun tanggul darurat. Tanggul-tanggul itu mulai disusun kemarin (17/3). Bertujuan untuk menutup aliran sungai untuk sementara waktu. “Kami melakukan antisipasi jika ada banjir susulan yang terjadi,” ujarnya.
Baca Juga: Krisis Saluran Air, SDN 1 Sukomoro Nganjuk Kembali Terendam Banjir
Terpisah, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk akan segera mengambil tindakan sebagai solusi banjir yang terus-menerus terjadi di Kelurahan Kapas. Rencananya, dalam waktu dekat, akan ada normalisasi sungai di sekitar lokasi jebolnya tanggul. “Kami berupaya melakukan normalisasi sungai dan pembangunan plengsengan dilakukan agar tidak kembali jebol,” ujarnya.
Editor : rekian