NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Insiden nahas terjadi di Sungai Sekarputih, Desa Sekar Putih, Kecamatan Bagor, kemarin (18/3). Seorang balita, Mochamad Kenzo Ardana Cannavaro, 5, dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam. Beruntung, satu anak lainnya, yaitu Aqmal Muzaki, 4, berhasil menyelamatkan warga.
Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Hal itu langsung menggegerkan warga sekitar. Kepanikan terjadi saat kabar adanya anak tercebur ke sungai menyebar dengan cepat. Warga yang berada di sekitar lokasi pun membongkar melakukan pencarian dan pertolongan.
Baca Juga: Jelang Hari Lebaran, Dua Insiden Tertemper Kereta Api di Nganjuk dan Kediri
Aqmal Muzaki, menjadi salah satu anak yang lebih dulu ditemukan. Saat dievakuasi, kondisinya basah kuyup dengan luka lecet di bagian wajah kanan. Beruntung, nyawanya masih dapat diselamatkan setelah mendapat pertolongan cepat dari warga.
Jamil, 31, ayah Aqmal, menuturkan bahwa sebelum kejadian, anaknya beraktivitas seperti biasa di rumah. Tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan.
Baca Juga: Nahas! Terpeleset di Sungai, Balita 5 Tahun Asal Sekarputih Meninggal Dunia9
“Anak saya itu habis mandi, makan, terus main seperti biasa. Saya tinggal bersih-bersih rumah,” ujarnya saat ditemui.
Menurut dia, Aqmal selama ini dikenal sering bermain di sekitar rumah menggunakan sepeda kecilnya. Apalagi, anak-anak disebut tidak pernah bermain hingga ke daerah sungai.
Baca Juga: Tradisi Bagi-Bagi Uang: Simbol Berbagi Kebahagiaan di Hari Raya
“Biasanya ya main sendiri naik sepeda di sekitar sini. Tidak pernah main ke sungai juga,” imbuhnya.
Kabar kejadian tersebut baru ia ketahui setelah seorang tetangga datang memberi tahu. Tanpa pikir panjang, dia langsung berlari menuju lokasi kejadian.
Baca Juga: Lelah Kebanjiran, Warga Kelurahan Kapas Minta Normalisasi Sungai Segera Direalisasikan
“Tetangga saya nyamperin ke rumah, ngabarin kalau anak saya kecemplung sungai. Saya langsung ke sana,” jelasnya.
Sesampainya di lokasi, Aqmal sudah berada dalam penanganan warga. Kondisinya basah dan mengalami luka ringan. “Sudah ditolong warga, kondisinya basah semua, ada luka baret di wajah bagian kanan,” ujarnya.
Baca Juga: Krisis Saluran Air, SDN 1 Sukomoro Nganjuk Kembali Terendam Banjir
Di sisi lain, nasib berbeda dialami Kenzo. Bocah lima tahun itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Upaya penyelamatan yang dilakukan warga tidak mampu menyelamatkan korban.
Kasi Humas Polres Nganjuk menjelaskan, kejadian tersebut murni kecelakaan akibat tenggelam. Dari hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Nganjuk, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Baca Juga: Antisipasi Macet Mudik, Polisi Pasang Tali Tolo-Tolo di Simpang Empat Pace Nganjuk
“Hasil pemeriksaan Inafis tidak ada tanda-tanda kekerasan.Korban meninggal dunia karena tenggelam,” tutupnya.
Editor : rekian