RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM— Warga Desa Kuncir, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di aliran Sungai Kuncir pada Minggu (12/4) pagi. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban yang diperkirakan berusia sekitar 50 tahun tersebut belum diketahui.
Saat pertama kali ditemukan, korban dalam kondisi tidak mengenakan pakaian sehelai pun. Tubuh pria malang tersebut tersangkut di sebuah batu yang berada tepat di tengah aliran sungai.
Anto, salah seorang warga setempat yang berada di lokasi kejadian, menuturkan bahwa mayat tersebut ditemukan sejak pagi buta. "Tadi ketemunya sekitar pukul 05.30 di selatan jembatan," ungkap Anto.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria tanpa identitas tersebut ditemukan dengan sejumlah luka di sekujur tubuhnya. Meski demikian, pihak kepolisian menduga kuat luka-luka tersebut bukanlah akibat dari tindak kejahatan.
Pejabat Sementara (Pjs) Kanit Reskrim Polsek Ngetos, Aiptu Hadi Prayitno, menjelaskan bahwa luka yang terdapat pada tubuh korban didominasi oleh luka lecet. Pihaknya menduga luka tersebut diakibatkan oleh benturan saat tubuh korban terbawa arus sungai.
"Ada beberapa luka termasuk di pelipis. Indikasi luka itu bukan karena kriminal," tegas Hadi. Ia menambahkan bahwa benturan dengan bebatuan sungai saat hanyut menjadi penyebab utama luka lecet di sekujur tubuh korban.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan mayat ini, termasuk melakukan evakuasi dan mencari tahu identitas korban agar dapat segera dikembalikan kepada pihak keluarga. Jasad lelaki tanpa identitas dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan tindakan medis.
Editor : rekian