NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Aksi begal terjadi di wilayah Dusun Keduk, Desa Kebonagung, Kecamatan Sawahan. Agus Siswanto, 46, warga Desa Kebonagung yang jadi korbannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (25/4) sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, Agus perjalanan pulang usai bekerja lembur. Tiba di lokasi kejadian, korban yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba dihadang empat orang tak dikenal. Dua pelaku membawa senjata tajam jenis celurit.
Dalam kondisi terancam, korban berupaya menyelamatkan diri dengan menabrakkan sepeda motornya ke salah satu pelaku hingga terjatuh. Aksi itu membuat pelaku mengamuk. Dengan menggunakan celurit.
Beruntung, Agus berhasil menghindar dari sabetan senjata tajam tersebut. Namun, ia sempat mengalami kekerasan fisik setelah dipukul oleh pelaku lainnya hingga menyebabkan luka di bagian wajah.
Situasi mencekam itu akhirnya menarik perhatian warga sekitar. Teriakan minta tolong korban didengar sejumlah pemuda yang sedang berada di warung kopi tak jauh dari lokasi kejadian. Mereka segera mendatangi tempat kejadian sehingga para pelaku memilih melarikan diri.
Empat pelaku tersebut kabur menggunakan dua unit sepeda motor jenis Honda Vario warna hitam tanpa dilengkapi nopol. Identitas para pelaku belum diketahui karena seluruhnya menutupi wajah dengan kain.
Hingga kini motif penghadangan belum dapat dipastikan. Namun, di lokasi yang sama sebelumnya juga pernah terjadi aksi serupa yang menyasar pengguna jalan, termasuk pedagang sayur dan tenaga kesehatan.
Meski mengalami luka, korban dipastikan selamat dan tidak kehilangan barang berharga. Hingga kini, kasus tersebut belum dilaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Fajar Kurniadi mengaku, pihaknya telah menerima informasi awal terkait dugaan penghadangan yang terjadi di wilayah Kecamatan Sawahan tersebut. “Saat ini masih dalam tahap pendalaman,” ujarnya.
Fajar menjelaskan, aparat kepolisian tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian guna mengungkap identitas serta motif para pelaku.
Lebih lanjut, Fajar mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat melintas di jalur-jalur sepi pada malam hingga dini hari. Ia juga meminta masyarakat segera melapor apabila mengetahui atau mengalami kejadian serupa. “Untuk mencegah kejadian serupa, kami secara rutin telah mengintensifkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan,” pungkasnya. (nov/tyo)
Editor : rekian