Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Tas Meledak, Dua Bocah Terluka

Novanda Nirwana • Selasa, 9 Juni 2026 | 16:01 WIB
Tas Meledak, Dua Bocah Terluka
Tas Meledak, Dua Bocah Terluka

 NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Rasa penasaran berujung petaka. Dua bocah di Kecamatan Rejoso mengalami luka-luka setelah sebuah benda mencurigakan yang ditemukan di dalam tas misterius meledak. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul benda yang menyebabkan ledakan tersebut.
Peristiwa itu bermula pada Rabu (3/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Tiga anak, yakni DF, EY, dan MA, sedang mencari bunglon di area depan sebuah vila di Desa Mlorah. Saat berada di lokasi, mereka melihat sebuah tas berwarna biru yang berada di atas plafon bangunan.
Karena penasaran, salah satu anak naik ke atas untuk mengambil tas tersebut. Ketiganya kemudian memeriksa isi tas. Saat dibuka, mereka menemukan sejumlah barang, di antaranya uang logam Rp 500, sebuah headset warna hitam, serta dua benda mencurigakan. Salah satunya berbentuk bulat sebesar baterai dan satu lagi berukuran sebesar genggaman tangan yang terbungkus plastik putih serta dilakban merah dengan tulisan “jangan dibanting”.
Setelah melihat isi tas tersebut, ketiga bocah itu menutup kembali resleting tas dan mengembalikannya ke tempat semula sebelum pulang ke rumah masing-masing.
Keesokan harinya, Kamis (4/6) sekitar pukul 12.00, MA menceritakan temuannya kepada beberapa temannya di depan rumahnya. Salah satunya RF. Mendengar cerita itu, DF mengajak RF untuk melihat langsung benda yang sebelumnya ditemukan di vila tersebut.
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 15.00, terjadi ledakan yang mengakibatkan DF, 12, dan RF, 13, keduanya bocah asal Kecamatan Rejoso, mengalami luka-luka.
Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Fajar Kurniadi mengatakan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian tersebut. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
“Benar telah terjadi peristiwa ledakan yang mengakibatkan dua anak mengalami luka. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait jenis benda yang meledak dan asal-usulnya,” ujar Fajar.
Menurut dia, kondisi kedua korban langsung mendapat penanganan medis setelah kejadian.
Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang ditemukan di lingkungan sekitar. Jika menemukan barang yang tidak diketahui pemilik maupun isinya, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada aparat desa atau kepolisian.
“Apabila menemukan benda mencurigakan, jangan dibuka atau dimainkan. Segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan pemeriksaan dengan aman,” tegasnya.
Hingga kemarin, polisi masih mendalami sumber benda yang meledak tersebut dengan melibatkan tim terkait. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi juga terus dilakukan untuk mengungkap kronologi secara lengkap. (nov)

Editor : rekian
#kecamatan rejoso #benda mencurigakan #Ledakan Dahsyat