Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Puluhan Orang Tewas di Jalan Raya

Novanda Nirwana • Rabu, 17 Juni 2026 | 16:20 WIB
Polisi sedang mengecek barang bukti laka
Polisi sedang mengecek barang bukti laka

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Nganjuk, tinggi. Mulai Januari hingga Mei 2026, Satlantas Polres Nganjuk mencatat sebanyak 706 kejadian kecelakaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 orang meninggal dunia.
Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir mengatakan, tingginya angka kecelakaan tersebut menjadi perhatian serius. Terlebih, sebagian besar kejadian dipicu oleh faktor manusia atau human error.
“Dari data yang kami miliki, Januari sampai Mei ada 706 laka lantas. Korban meninggal dunia sebanyak 70 orang,” ujar Afandy.
Selain korban meninggal, kecelakaan juga banyak melibatkan usia pelajar. Berdasarkan data Satlantas, terdapat 143 kejadian yang melibatkan pelajar tingkat SMA. 
“Dari jumlah itu, sebanyak 60 pelajar tercatat sebagai pihak yang melakukan kelalaian atau menjadi penyebab kecelakaan,” tambahnya.
Sedangkan pelajar tingkat SMP terlibat dalam 128 kejadian kecelakaan, dengan 52 di antaranya menjadi pihak yang melakukan kesalahan. Sementara untuk pelajar sekolah dasar (SD), tercatat sebanyak 54 kejadian.
Menurut Afandy, salah satu faktor yang sering ditemukan dalam kecelakaan adalah pengendara yang tidak menggunakan helm. Kondisi tersebut membuat dampak kecelakaan menjadi lebih fatal, terutama saat korban mengalami benturan di kepala.
“Yang paling fatal banyak karena tidak memakai helm. Ketika terjadi kecelakaan, risiko meninggal dunia maupun luka berat menjadi lebih tinggi,” jelasnya.
Satlantas juga memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan atau blackspot. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah wilayah Kecamatan Sukomoro. Namun, Afandy menyebut terdapat beberapa titik lain yang juga memiliki potensi rawan laka.
“Untuk blackspot salah satunya di Sukomoro. Tapi ada beberapa titik lain yang juga perlu diwaspadai,” katanya.
Hasil evaluasi kepolisian menunjukkan hampir seluruh kejadian kecelakaan dipengaruhi faktor manusia. Mulai dari kurang konsentrasi, pelanggaran lalu lintas, hingga kelalaian saat berkendara.
“Faktor paling dominan tetap human error. Karena itu kami terus mengimbau masyarakat untuk lebih tertib, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan mematuhi aturan lalu lintas,” pungkasnya. (nov/tyo)

Editor : rekian
#angka kecelakaan #satlantas polres nganjuk #laka lantas