Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah

27 Orang Terluka Parah Akibat Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu Lawan Truk

Novanda Nirwana • Senin, 6 Juli 2026 | 20:46 WIB
Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu Lawan Truk
Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu Lawan Truk

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu dengan dump truk di Jalan Raya Nganjuk–Madiun, tepatnya di Desa Paron, Kecamatan Bagor, Sabtu (4/7), mengakibatkan 27 orang mengalami luka parah. Seluruh korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sementara proses evakuasi bus yang terjun ke sungai berlangsung hingga malam hari dan menyebabkan arus lalu lintas di jalur nasional sempat lumpuh.
Berdasarkan data kepolisian, sebanyak 14 korban dirawat di RSUD Nganjuk, sedangkan 13 korban lainnya mendapat penanganan medis di RS Bhayangkara Nganjuk. Beruntung, tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. 
Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk, petugas kepolisian bersama tim evakuasi berjibaku mengangkat badan bus menggunakan alat berat. Posisi bus yang berada di dasar sungai membuat proses evakuasi berlangsung cukup lama. Sejumlah kabel baja dipasang untuk menarik badan bus ke atas badan jalan.
Selama proses evakuasi berlangsung, polisi menutup sementara jalur nasional demi keselamatan petugas. Penutupan tersebut mengakibatkan antrean kendaraan mengular. Arus lalu lintas kemudian dialihkan ke sejumlah ruas jalan alternatif hingga proses pengangkatan bus selesai.
Salah seorang korban, Nurul, 32, warga Surabaya, mengaku masih mengingat jelas detik-detik sebelum kecelakaan terjadi. Ia bersama putrinya duduk tepat di belakang sopir saat bus melaju menuju Kabupaten Madiun.
Menurut Nurul, sejak berangkat dari Surabaya bus beberapa kali melaju dengan kecepatan tinggi dan kerap mendahului kendaraan lain. Kondisi itu membuatnya merasa cemas sepanjang perjalanan.
"Bus ngebut sejak dari Surabaya. Seperti tidak mau mengalah kalau ada kendaraan di samping. Saya sudah merasa waswas," ujarnya saat ditemui di Instalasi Gawat Darurat RSUD Nganjuk.
Ia menuturkan, sesaat sebelum kecelakaan bus kembali berusaha mendahului kendaraan di ruas jalan yang menikung. Dari arah berlawanan muncul dump truk sehingga sopir membanting kemudi ke kiri.
"Bus menabrak pembatas jalan lalu masuk ke sungai," katanya.
Akibat kejadian itu, Nurul mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh. Sementara putrinya selamat tanpa mengalami luka.
Keterangan berbeda disampaikan kondektur bus Herman. Menurutnya, bus melaju dengan kecepatan sedang saat menuju Jogjakarta. Ia menyebut dump truk justru masuk ke jalur berlawanan ketika hendak mendahului kendaraan lain.
"Truk makan marka jalan. Sopir bus sudah mengerem dan membanting setir ke kiri, tetapi tetap tertabrak hingga akhirnya bus masuk ke sungai," tuturnya.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk Ipda Wahby Irfan Izzudin menjelaskan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan dump truk Mitsubishi bernopol S 9687 UR yang dikemudikan pria berinisial R, 52, warga Kabupaten Mojokerto, melaju dari arah barat ke timur. Saat berada di tikungan, truk diduga berusaha mendahului kendaraan lain hingga melewati marka jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Bus Sugeng Rahayu bernopol W 7571 UP yang dikemudikan BR, 51, warga Kabupaten Malang.
Mengetahui ada kendaraan di depannya, pengemudi truk berusaha kembali ke lajurnya dengan membanting setir ke utara. Di saat bersamaan, sopir bus juga membanting kemudi ke selatan untuk menghindari benturan. Namun, jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
"Setelah terjadi tabrakan, dump truk masih melaju sekitar 10 sampai 15 meter kemudian menabrak pembatas jalan dan pohon. Sedangkan bus masuk ke sungai," terang Wahby.
Ia menambahkan, penyelidikan penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi. Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 30 juta. (nov/tyo)

Editor : rekian
#bus sugeng rahayu #satlantas polres nganjuk #laka lantas