NGANJUK, radarnganjuk.jawapos.com — Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk tangki air, mobil pikap, dan sepeda motor terjadi di Jalan Umum Desa Cepoko, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Selasa (11/8/2026) pagi sekitar pukul 08.05 WIB. Insiden tersebut diduga dipicu oleh kegagalan sistem pengereman pada truk tangki saat melintasi jalan menurun.
Informasi dari kepolisian menyebutkan, kecelakaan bermula ketika truk tangki Isuzu bernopol AG-8990-VL bermuatan air bersih sekitar 8.000 liter yang dikemudikan MSB, 31, warga Desa Salamrojo, Kecamatan Berbek, melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang.
Saat melintasi jalur menurun di TKP, truk berniat mendahului rombongan siswa SDN 1 Cepoko yang tengah latihan gerak jalan di bahu jalan sebelah barat. Pada saat bersamaan, di depannya terdapat mobil pikap Mitsubishi L300 bernopol AG-8243-VJ yang dikemudikan DS, 53, warga Desa Duren, Kecamatan Sawahan. Mobil pikap tersebut juga baru saja mendahului rombongan gerak jalan dan hendak kembali ke lajur kiri.
Diduga karena rem tidak berfungsi, bagian depan kiri truk tangki menghantam bagian belakang kanan pikap. Tak berhenti di situ, dari arah berlawanan (utara ke selatan) muncul sepeda motor Honda GL Max 125 bernopol AG-3865-VAR yang dikendarai SMD, 41, warga Desa Patranrejo, Kecamatan Berbek, yang sedang melaju di jalan menanjak. Bodi depan kanan truk langsung menabrak sepeda motor tersebut.
Dampak benturan tersebut membuat truk tangki dan pikap terseret sejauh kurang lebih 28 meter sebelum akhirnya berhenti di badan jalan sebelah timur.
Akibat peristiwa ini, pengendara sepeda motor, SMD, mengalami luka robek di bagian perut sebelah kanan dan langsung dievakuasi ke RSUD Nganjuk untuk mendapatkan perawatan medis serta penanganan Visum et Repertum (VER).
Baca Juga: Ambulans Bekas Kecelakaan Dilelang
Sementara itu, kerugian material akibat kerusakan ketiga kendaraan ditaksir mencapai Rp30.000.000. Kasus laka lantas ini kini dalam penanganan pihak kepolisian setempat.