Warga Ngepung Krisis Air Bersih

Karen Wibi • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 17:48 WIB
KESULITAN AIR BERSIH: Warga di Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong mengisi jerigen dengan air bersih dari tandon. Warga di Kecamatan Lengkong butuh dropping air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. (karen wibi/jprk)
KESULITAN AIR BERSIH: Warga di Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong mengisi jerigen dengan air bersih dari tandon. Warga di Kecamatan Lengkong butuh dropping air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. (karen wibi/jprk)


BANTU WARGA: Polres Nganjuk melakukan dropping air bersih di Kecamatan Lengkong pada Rabu(26/8). Warga di sana alami kekeringan. (karen wibi/jprk)
BANTU WARGA: Polres Nganjuk melakukan dropping air bersih di Kecamatan Lengkong pada Rabu(26/8). Warga di sana alami kekeringan. (karen wibi/jprk)
 

Kekeringan Serang Kabupaten Nganjuk

 

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Krisis air bersih terjadi di Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong. Warga kesulitan mendapatkan air bersih. "Air di mata air tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih," ujar Darminto, 43, warga Dusun Jomblang, Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong.
Darminto mengatakan, kekeringan terjadi setiap musim kemarau. Hal ini menjadi masalah tahunan warga Ngepung. "Kami sangat berharap ada dropping air bersih dan solusi untuk mengatasi masalah ini," ujarnya. 
Menanggapi persoalan warga Ngepung, Polres Nganjuk bergerak cepat.
Pada Rabu (26/8) Polres Nganjuk melakukan dropping air bersih. Total  belasan ribu liter air bersih dikirim ke masyarakat di Dusun Jomblang hingga Sendang Gogor.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyampaikan, dropping air bersih dilakukan untuk mengatasi masalah krisis air bersih di Desa Ngepung. Total, Rabu kemarin, ada sekitar 12 ribu liter air bersih yang dibagikan kepada masyarakat di tiga dusun di Desa Ngepung. Yakni di Dusun Ngepung, Jomblang, hingga Sendang Gogor. “Air bersih dikirimkan ke titik persediaan air masyarakat,” ujarnya.
Suria mengatakan, dropping air bersih itu adalah bentuk kepedulian Polres Nganjuk kepada masyarakat. Harapannya dropping air tersebut dapat meringankan beban masyarakat di Desa Ngepung. “Semoga kiriman air bersih dari Polres Nganjuk dapat bermanfaat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk Sutomo mengatakan, Pemkab Nganjuk masih mengalkulasi ketersediaan dan kebutuhan air bersih di Desa Ngepung.
Dari perhitungan awal, menurut Sutomo, ketersediaan air bersih di Desa Ngepung masih mencukupi. Terlebih masih terdapat satu sumur Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbabis Masyarakat (PAMSIMAS) yang berada di Dusun Sendang Gogor.
Sayangnya, meski terdapat sumur PAMSIMAS, masyarakat di luar Dusun Sendang Gogor masih kesulitan mencari air bersih. Alasannya karena jarak antar dusun yang cukup jauh. Sebagai contoh, masyarakat di Dusun Jomblang harus menempuh jarak sekitar tiga kilometer (Km) untuk mendapat air di Dusun Sendang Gogor. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
kekeringan krisis air Kecamatan Lengkong Desa Ngepung musim kemarau