Tiga Ekor Kambing Milik Warga Baron Nganjuk Mati Terpanggang

Novanda Nirwana • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 04:10 WIB
RUGI BESAR: Petugas Damkarmat Nganjuk memadamkan api yang melalap kandang milik Abdul Manan kemarin. Tiga ekor kambing tewas terbakar. (novanda nirwana/jprk)
RUGI BESAR: Petugas Damkarmat Nganjuk memadamkan api yang melalap kandang milik Abdul Manan kemarin. Tiga ekor kambing tewas terbakar. (novanda nirwana/jprk)

NGANJUK, radarhganjuk.jawapos.com– Nasib nahas menimpa Abdul Manan, warga Dusun Wates, Desa/Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk. Gara-gara meninggalkan tungku dapur dalam kondisi menyala, bangunan dapur dan kandang kambing miliknya ludes dilalap si jago merah pada Rabu (28/8). Akibat kejadian ini, tiga ekor kambing miliknya matiterpanggang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi kejadian bermula saat Abdul Manan sedang menghangatkan sayur di dapurnya menggunakan tungku kayu. Usai menyalakan api di tungku, ia kemudian memutuskan untuk meninggalkan dapur sejenak menuju kebun untuk mencari pakan ternak.
 
Baca Juga: Tiga Kebakaran Terjadi Semalam di Nganjuk, Semuanya Berawal dari Bakar Sampah

Diduga kuat, saat ditinggalkan tanpa pengawasan, api dari tungku tersebut merembet dan menyambar material mudah terbakar di sekitar dapur. Kobaran api pun dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan kandang kambing yang letaknya bersebelahan dengan dapur.

"Tiga ekor kambing tidak sempat diselamatkan dan mati terbakar. Sementara dua ekor kambing lainnya berhasil diselamatkan dari kobaran api," terang Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari.
 
Baca Juga: Mencekam! Ini Kronologi Kebakaran Bus PO Gunung Harta di Jalan Tol Nganjuk

Pihak Damkarmat Kabupaten Nganjuk menerima laporan kebakaran tersebut sekitar pukul 10.20 WIB. Merespons laporan warga, satu unit armada pemadam beserta petugas dari Pos Tanjunganom langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan analisis situasi dan melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan rumah utama. Berkat kesigapan petugas, api berhasil dipadamkan total dalam waktu kurang dari satu jam.
 
Baca Juga: Sehari Kebakaran Gegerkan Prambon dan Tanjunganom

Meski tidak ada korban jiwa manusia dalam peristiwa ini, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

“Tiga kambing tewas terbakar dan dua lainnya berhasil diselamatkan. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 25 juta,” jelas Imam Ashari.
 
Baca Juga: Putung Rokok Bikin Kebakaran di Pace

Usai api dipadamkan, petugas Damkarmat melakukan proses pendinginan dan pendataan untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Terkait kejadian ini, pihak Damkarmat mengimbau keras kepada pemilik rumah dan warga sekitar untuk lebih waspada dan berhati-hati saat menggunakan tungku, kompor, maupun sumber api lainnya.
 
Baca Juga: Sehari Tiga Kebakaran Melanda Kota Angin

"Masyarakat diingatkan untuk tidak meninggalkan tungku atau kompor yang masih menyala tanpa pengawasan. Terlebih ketika sumber api berada di dekat material yang mudah terbakar," pungkasnya.
Editor : rekian
kambing terbakar wates Damkarmat baron kebakaran