NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Korban dugaan keracunan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nganjuk terus bertambah. Data terbaru menunjukkan, jumlah siswa yang mengalami keluhan setelah menyantap menu MBG tersebut kini telah mencapai lebih dari 100 orang.
Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Dardak membenarkan adanya penambahan jumlah korban tersebut. Menurut Emil, siswa yang terdampak dugaan keracunan tidak hanya berasal dari SMAN 3 Nganjuk. Namun, terdapat pula siswa dari jenjang sekolah dasar (SD) yang mengalami keluhan serupa.
“Nganjuk, saya harus pastikan lebih lanjut. Kita fokus juga, tadi kan sudah 74, sudah bertambah lagi jadi 100 dan bukan hanya di SMA 3 ya, tapi dari SD juga ada,” kata Emil Dardak, Kamis (3/9/2026).
Emil yang juga menjabat sebagai Kepala Satgas MBG Jatim tersebut belum menyebutkan secara rinci sekolah lain yang siswanya turut terdampak. Saat ini, pihak terkait masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah korban.
Di sisi lain, penyebab pasti dugaan keracunan tersebut juga belum diketahui. Emil menyebut, Badan Gizi Nasional (BGN) masih melakukan penelusuran untuk mengetahui sumber masalah dari makanan yang dikonsumsi para siswa.
“Apa kira-kira penyebab spesifiknya masih ditelusuri oleh BGN, gitu. Karena yang punya akses BGN dan Dinkes setempat untuk posisinya juga mendampingi,” ujarnya.
Menurut Emil, proses penelusuran tersebut penting untuk memastikan penyebab kejadian sekaligus menentukan langkah penanganan selanjutnya. BGN bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat akan mendampingi proses investigasi dugaan keracunan makanan tersebut. (wib)
Editor : Karen Wibi