NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk mengambil langkah tegas dalam menanggani kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 3 Nganjuk. Salah satunya dengan menutup Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Begadung II.
Dari pantauan wartawan koran ini, kemarin (3/9), SPPG yang berada di Jalan Widas itu tutup sejak pagi. Tak banyak aktivitas yang tampak di dalam hingga di luar SPPG.
Baca Juga: Emil Dardak: Korban Dugaan Keracunan MBG di Nganjuk Tembus 100 Orang!
Namun, sekitar pukul 10.00 WIB, beberapa petugas dari Polres Nganjuk dan BPOM Surabaya tampak keluar masuk SPPG. Petugas keamanan di SPPG Begadung II Wisnu mengatakan, distribusi makanan dihentikan untuk sementara. Sejak pagi petugas dari Polres Nganjuk hingga BPOM Surabaya masih fokus mengumpulkan beberapa barang bukti.
“Tidak ada kegiatan memasak hari ini (kemarin),” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro mengatakan, Pemkab Nganjuk berkomitmen dalam menangani masalah keracunan yang menimpa puluhan siswa di Kabupaten Nganjuk. Menurut Handy, hingga proses penyelidikan belum usai, SPPG Begadung II tidak boleh beroperasi.
Baca Juga: Ini Menu Makanan yang Menyebabkan Puluhan Siswa di Kabupaten Nganjuk Keracunan MBG
“Kami akan menanggani masalah keracunan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Handy mengatakan, Pemkab Nganjuk juga fokus untuk memulihkan kondisi kesehatan korban. Karena diketahui, hingga Rabu malam (2/9), ada penambahan jumlah korban yang mengalami keracunan.
Baca Juga: Kasus Dugaan Keracunan MBG di Nganjuk, Warganet Senggol Kepala BGN Sudaru Sudaryono
Lalu berapa jumlah korban yang saat ini masih merasakan keracunan? Menanggapi pertanyaan itu, Mas Handy mengatakan, masih terdapat 33 korban yang dirawat. Sebanyak 33 korban dirawat di Puskesmas Nganjuk, RSUD Nganjuk, RS Bhayangkara, hingga RSI Nganjuk.
“Kondisi korban sudah berangsur membaik. Semoga semuanya segera pulih,” tandasnya.
Baca Juga: Amnesty Desak Pemerintah Hentikan Sementara Program MBG Usai Keracunan Massal
Perlu diketahui, pada Rabu (2/9), puluhan siswa dan guru di SMAN 3 Nganjuk keracunan MBG. Mereka merasakan mual, muntah, hingga pusing.
Editor : rekian