Gudang Kayu di Desa Ngepeh Nganjuk Ludes Terbakar

Novanda Nirwana • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 01:17 WIB
JADI ARANG: Petugas Damkarmat Nganjuk memadamkan si jago merah yang melalap gudang kayu di Desa Ngepeh, Loceret. (novanda nirwana/jprk).
JADI ARANG: Petugas Damkarmat Nganjuk memadamkan si jago merah yang melalap gudang kayu di Desa Ngepeh, Loceret. (novanda nirwana/jprk).

NGANJUK, radarnganjuk.jawapos.com –Warga Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret gempar. Penyebabnya,  gudang kayu milik Arif Hanggara, 39, warga Dusun Sumbersari, Desa Ngepeh terbakar.

Gudang tersebut diketahui digunakan untuk menyimpan kayu yang siap digunakan sebagai bahan pembuatan mebel. Akibat kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian material mencapai Rp 100 juta.

Baca Juga: Tiga Kebakaran Terjadi Semalam di Nganjuk, Semuanya Berawal dari Bakar Sampah

Kebakaran terjadi pada Minggu (13/9) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, ada orang yang membakar alang-alang kering di lahan kosong di luar pagar pekarangan milik Arif. Namun, angin yang bertiup kencang membuat api dari alang-alang sulit dikendalikan.

Api kemudian merambat ke area pekarangan milik Arif. Kobaran semakin meluas hingga akhirnya menjalar ke gudang kayu yang berada di dalam area tersebut.

Baca Juga: Kebakaran, Warga Baron Ketakutan

Salah seorang pekerja Arif yang mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 14.45 WIB langsung berupaya melaporkan kebakaran. Laporan kemudian diteruskan melalui call center Damkar Nganjuk.

“Petugas Pos Bantu Damkarmat Pace menerima laporan dan segera meluncur menuju lokasi kejadian,” ujar Kepala Damkarmat Kabupaten Nganjuk Imam Ashari.

Baca Juga: Mencekam! Ini Kronologi Kebakaran Bus PO Gunung Harta di Jalan Tol Nganjuk

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membesar dan meluas di area yang terbakar. Kondisi tersebut juga berpotensi menyebabkan api kembali merambat ke area di sekitarnya.

Untuk mempercepat proses penanganan, tim Pos Bantu Pace meminta bantuan dari mako Damkarmat Nganjuk. Dua armada dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Baca Juga: Sehari Kebakaran Gegerkan Prambon dan Tanjunganom

Petugas kemudian berjibaku memadamkan kobaran api sekaligus melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang masih menyala dan mencegah kebakaran kembali meluas. “Proses pemadaman berlangsung selama sekitar tiga jam.

Api akhirnya berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman sekitar pukul 18.00 WIB,” jelas Imam.

Baca Juga: Polisi Selidiki Kasus Kebakaran Maut

Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, gudang kayu beserta material yang berada di dalamnya terbakar sehingga menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp 100 juta.

Editor : rekian
Arif Hanggara pemilik Gudang Kayu Dusun Sumbersari Desa Ngepeh si jago merah Kabupaten Nganjuk