NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Warga Desa Tiripan, Kecamatan Berbek ketakutan. Penyebabnya, kandang sapi milik Juwariyah, 42, warga Dusun/Desa Tiripan, Kecamatan Berbek, terbakar Sabtu (19/9). Api melalap tumpukan jerami di dalam kandang setelah diduga merambat dari pembakaran sampah yang dilakukan pemilik di sekitar lokasi. Warga khawatir api akan merembet ke rumah tetangga.
Dari informasi yang dihimpun wartawan koran ini, sebelum kejadian Juwariyah membakar sampah di dekat kandang. Setelah menyalakan api, dia meninggalkan lokasi untuk masuk ke rumah dan memasak. Saat ditinggal, api diduga merambat dari sampah yang dibakar menuju kandang.
Warga yang melintas kemudian melihat kandang dengan tumpukan jerami sudah terbakar. Warga tersebut langsung memberitahu Juwariyah. Pemilik kandang lantas meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api.
Laporan kebakaran kemudian diteruskan warga kepada perangkat Desa Tiripan. Perangkat desa selanjutnya menghubungi Damkarmat Nganjuk untuk meminta bantuan pemadaman. "Kami terjunkan anggota siaga mako dan satu armada," ujar Kepala Damkarmat Kabupaten Nganjuk Imam Ashari.
Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan agar api tidak semakin meluas. Proses pemadaman berlangsung kurang dari dua jam.
Beruntung api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kandang ternak mengalami kerusakan akibat terbakar. "Kerugian materi ditaksir sekitar Rp 1 juta," ujar Imam.
Petugas juga memberikan imbauan kepada pemilik dan warga agar tidak meninggalkan api saat melakukan pembakaran sampah. Terlebih, lokasi pembakaran berada di dekat kandang maupun material yang mudah terbakar seperti jerami. (nov/tyo)