Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

100 Hari Kerja, Pj Bupati Nganjuk Sukses Tekan Stunting, Pengangguran, dan Kemiskinan Ekstrem

Ilmidza Amalia Nadzira • Rabu, 24 Januari 2024 | 18:02 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Di triwulan pertama, Mas Bupati Handoko didampingi Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk Bunda Eka Haryati Taruna rajin terjun ke lapangan. Mas Bupati Handoko melihat langsung persoalan di lapangan dan memberikan solusi. Koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD)-OPD untuk mengatasi berbagai persoalan dilakukan.
Keberhasilan yang paling menonjol adalah suksesnya menekan angka stunting, kemiskinan ekstrem, mengurangi pengangguran, membangkitkan badan usaha milik daerah (BUMD), mempermudah perizinan, meningkatkan pelayanan masyarakat di bidang kesehatan (RSD Nganjuk dan RSD Kertosono), dan kependudukan, hingga mengendalikan inflasi daerah. “Pencapaian-pencapaian itu masuk dalam 10 aspek prioritas saya saat menjabat Pj Bupati Nganjuk di triwulan pertama ini,” ujar Mas Bupati Handoko.


Di stunting, Mas Bupati Handoko melakukan sembilan upaya menurunkan angka stunting di Nganjuk yang berjumlah 3.112 anak. Sembilan upaya berdasarkan Perpres No 72/2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting adalah peningkatan screening anemia remaja putri, konsumsi tablet tambah darah remaja putri, pemeriksaan kehamilan, tablet tambah darah pada ibu hamil,
pemberian makanan tambahan ibu kurang energi kronik, pemantauan tumbuh kembang balita, pemberian ASI eksklusif sejak lahir, pemberian makanan tambahan protein hewani bagi bayi di bawah dua tahun, dan tata laksana dan rujukan balita dengan masalah gizi.


Kemudian, kemiskinan ekstrem juga turun. Dari 12.734 jiwa menjadi 9.159 jiwa. Itu setelah Mas Bupati Handoko mengajukan permohonan kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI) serta melakukan verval penduduk miskin ekstrem dari data P3KE (BNBA) Persentil 1-5 sejumlah 16 ribu jiwa.


Mas Bupati Handoko juga bisa mengurangi pengangguran. Selama 2023, bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk menggelar pelatihan berbasis klaster kompetensi, masyarakat, dan pencari kerja kepada 1.964 orang. Mereka disalurkan ke perusahaan-perusahaan yang ada di Nganjuk dan bisa membuka usaha sendiri setelah mendapatkan pelatihan.


Selama menjabat Pj Bupati, Mas Bupati Handoko juga melakukan sejumlah inovasi. Mulai dari melaunching Universal Health Coverage (UHC) pada 12 November 2023 beserta melakukan rapat evaluasi terkait updating data BPJS dan UHC, Gertak Tunduk (Gerakan Serentak Tuntaskan Adminduk) pada 20 November beserta evaluasi Gertak Tunduk Minggu I, II, dan III, hingga eDokter Pelayanan Jasa Dokter Online pada 27 November 2023.


Di akhir tahun, Mas Bupati Handoko juga melakukan upaya untuk memaksimalkan penyerapan anggaran. Caranya dengan mengalihkan atau merevisi anggaran yang berpotensi tidak terserap ke program kegiatan yang masih kekurangan anggaran dan fokus pada program-program prioritas berdasarkan Perbup No 29/2023.

Kemudian, melakukan himbauan percepatan realisasi atau penyerapan anggaran berdasarkan Surat Edaran Bupati Nganjuk No 900/2027/411.402/2023 dan 900/3455/411.000/2023. Hasilnya, penyerapan anggaran yang sebelumnya di bawah 53,74 persen di triwulan ketiga meningkat drastis menjadi 80,27 persen per 15 Desember 2023. “Penyerapan anggaran itu harus maksimal karena dana APBD itu untuk masyarakat Kabupaten Nganjuk,” ujar Mas Bupati Handoko.


Di perizinan, Mas Bupati Handoko juga mempermudah pelayanan perizinan. Hasilnya, saat dipimpin Mas Bupati Handoko perizinan yang ditetapkan bertambah. Untuk izin usaha (OSS) 3.830. Kemudian, izin non-usaha (Si Pentol) 84, PBG dan SLF (SIMBG) 22. Keberhasilan itu tidak terlepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan. Mulai dari pelayanan perizinan online dan non-perizinan online, menjemput bola di car free day (CFD), pelayanan khusus kaum rentan, pendampingan, publikasi, sosialisasi perizinan dan non-perizinan, mengeluarkan Perbup No 43/2023 tentang Pendelegasian Wewenang Penyelenggaraan Perizinan dan Non-Perizinan.


Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas PPKB) Kabupaten Nganjuk Nafhan Tohawi melalui Kabid Pemberdayaan Keluarga S. Kundariana mengaku bangga dengan kepedulian Mas Bupati Handoko dan Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk Bunda Eka Haryati Taruna yang semangat menekan angka stunting di Nganjuk.
“Bapak dan Ibu Pj Bupati sangat antusias terjun langsung ke lapangan  untuk menekan angka stunting di Nganjuk,” ujarnya.


Selain itu, Mas Bupati Handoko dan istri juga mendukung kegiatan pemberdayaan perempuan dan lanjut usia (lansia). Mereka hadir diwisuda sekolah orang tua hebat (SOTH), dan sekolah lansia tangguh (Selantang). Bahkan sertifikat yang diberikan kepada wisudawan ditandatangani oleh Pj Bupati. “Kami dari organisasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) juga mendukung dan membantu program kerja Bapak Pj Bupati terkait penanganan stunting,” ujar Ketua IBI Kabupaten Nganjuk ini.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk
#stunting nganjuk #pengangguran #nganjuk