NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Ratusan kepala desa (kades) di Kabupaten Nganjuk bakal menggeruduk Gedung DPR RI Senayan. Mereka akan menagih janji terkait realisasi masa jabatan sembilan tahun ke wakil rakyat. Jumlah kades yang akan berangkat ke Jakarta untuk berunjuk rasa sekitar 150 orang.
Koordinator Lapangan Kepala Desa Indonesia Bersatu wilayah Jatim, Suparlan, mengatakan, aksi unjuk rasa tersebut digelar atas undangan dari tim Kepala Desa Indonesia Bersatu. “Aksinya di Senayan (Gedung DPR RI, Red),” ujar Suparlan, yang juga menjabat sebagai kepala Desa Talang, Kecamatan Rejoso.
Alasan demo itu digelar karena revisi Undang Undang (UU) Desa dianggap jalan di tempat dan tidak ada progress. Ratusan kepala desa itu ingin revisi UU Desa itu segera terealisasi. “Revisinya (UU Desa, Red) sudah di paripurna, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya,” ucap Suparlan yang juga akan berangkat bersama rombongan.
Diakui Suparlan, keberangkatan ratusan kepala desa di Kota Angin itu atas kesadaran masing-masing kepala desa. Karena itu, sebelum berangkat ke Ibu Kota, mereka sama sekali tidak menggelar konsolidasi. Mereka hanya menyepakati waktu keberangkatan dilaksanakan hari ini sekitar pukul 13.00. “Yang konsolidasi isu-isunya ya pengurus Kepala Desa Indonesia Bersatu di pusat. Kami hanya ikut sesuai dengan undangannya,” lanjut Suparlan. Dia menambahkan, posko keberangkatan kepala desa ke Jakarta nanti akan dipusatkan di Terminal Anjuk Ladang.
Mereka akan berangkat bersama-sama. “Nanti ada yang naik bus, elf, dan mobil pribadi,” tutup Suparlan.
Untuk diketahui, para kades akan menuntut agar masa jabatan mereka diperpanjang dari semula enam tahun menjadi sembilan tahun. Mereka menilai, masa jabatan enam tahun terlalu singkat untuk membangun desa. Para kades juga meminta agar pemerintah pusat segera merealisasikan revisi UU Desa yang telah diparipurnakan oleh DPR RI pada tahun 2023 lalu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Puguh Harnoto mengaku belum mendapat informasti terkait dengan keberangkatan ratusan kades ke Jakarta, hari ini. “Saya sudah koordinasi dengan asisten pemerintahan (Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Red), beliau juga belum menerima informasinya,” ucap Puguh.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk