Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC PKB Kabupaten Nganjuk Ulum Basthomi. Ulum mengatakan PKB sudah menyiapkan kader terbaik partai. “Mengingat kalau mengusung sendiri itu masih kurang 1 kursi. Jadi, kami siapkan kader internal PKB untuk maju sebagai cabup maupun cawabup di pilkada tahun ini,” terangnya.
Meskipun begitu, dia enggan mengatakan siapa kader internal PKB yang telah disiapkan tersebut. Yang jelas, kader PKB tersebut sudah dikenal masyarakat Nganjuk.
Ulum mengaku bahwa PDI Perjuangan telah melakukan komunikasi politik dengan PKB. Meskipun hanya sebatas antar pimpinan DPRD. Namun hal itu menjadi peluang besar bagi dua parpol ini untuk berkoalisi di Pilbup 2024. Bersatunya PDI Perjuangan dan PKB akan membuat cabup dan cawabup yang akan diusung semakin kuat.
Terpisah, Ketua Panitia Penjaringan Cabup dan Cawabup PDI Perjuangan KRT Nurwadi Rekso Hadinagoro mengatakan, hingga seminggu dibukanya pendaftaran belum ada kader internal maupun eksternal yang mendaftarkan diri secara resmi kepada panitia. “Belum ada yang mengembalikan formulir sebagai syarat pendaftaran resmi,” ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya menganggap masih nihil pendaftar sejak dibukanya penjaringan pada Rabu (17/4). Penutupan penjaringan pada Sabtu (25/5) pukul 23.59 WIB. Sebelumnya, Nurdin mengungkapkan jika PDI Perjuangan membuka diri untuk parpol lain yang ingin berkoalisi pilkada 2024. Koalisi tidak harus linier dengan partai koalisi saat pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk