Persaingan mendapatkan rekomendasi calon bupati (cabup) dari PDI Perjuangan akan berlangsung ketat. Karena empat pendaftar cabup bukanlah sosok sembarangan. Setelah Kangmas Gondo mendaftar, sekitar pukul 16.00 WIB kemarin, Trihandy Cahyo Saputro mengembalikan formulir pendaftaran cabup ke DPC PDI Perjuangan.
Mas Handy- panggilan akrab Trihandy Cahyo Saputro didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Endah Sri Murtini dan pengurus DPC Partai Demokrat mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan. Kemudian, Mas Handy menyerahkan formulir pendaftaran ke Ketua DPC PDI Perjuangan Tatit Heru Tjahjono. “Ini bukti komitmen saya yang sungguh-sungguh mencalonkan diri dan memenuhi prosedur pendaftaran calon bupati di PDI Perjuangan," ujar Mas Handy.
Dia berharap, PDI Perjuangan memberikan rekomnnya kepada dirinya. Karena dia macung bupati untuk membangun dan mengembangkan Kabupaten Nganjuk lebih baik.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Endah Sri Murtini mengatakan, selama ini komunikasi yang terjalin antara PDI Perjuangan dan Partai Demokrat terjalin baik. Harapannya niat koalisi untuk mengusung calon kepala daerah pada Pilkada 2024 nanti bisa terwujud. "Terima kasih respons baik dari PDI Perjuangan semoga setelah ini komunikasi untuk berjuang sama-sama dalam perhelatan pilkada bisa terwujud," ujarnya.
Usai mengembalikan formulir pendaftaran ke PDI Perjuangan, Mas Handy bergeser ke Partai Hanura. Endah mengaku memenuhi prosedur partai politik lain yang membuka penjaringan termasuk Partai Hanura. Harapannya para partai politik bisa merespons baik kehadiran Mas Handy untuk memimpin Kota Angin. "Ya Alhamdulillah. Apalagi para petinggi partai pemilik kursi di DPRD Kabupaten nganjuk sudah berinteraksi langsung dengan Mas Handy. Tentunya bisa menilai kecakapan dan pola pikir Mas Handy seperti apa untuk Kabupaten Nganjuk," ujarnya.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk