NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Kantor Kelurahan Ploso rata dengan tanah kemarin. Pembongkaran bangunan tersebut membuat pelayanan administrasi kependudukan di Kelurahan Ploso untuk sementara dipindah. Lurah Ploso Aswin Nizamiar dan staf kelurahan melakukan pelayanan di rumah warga yang berjarak sekitar 200 meter dari kantor kelurahan. Lokasinya ada di sebelah barat kantor kelurahan. “Kami pindah ke sini agar pelayanan masyarakat tidak terganggu dengan adanya pembangunan kantor kelurahan,” terang Lurah Ploso Aswin Nizamiar.
Kondisi kantor sementara ini pun jauh dari kata mewah atau representatif. Karena bangunan yang ditempati adalah rumah. Rencananya, kantor sementara itu akan ditempati selama enam bulan ke depan.
Sama seperti rumah pada umumnya, bangunan tersebut tak memiliki ruangan yang luas. Pembagian ruangan dilakukan dengan sangat minim. Seperti ruang tamu yang digunakan untuk ruang pelayanan masyarakat. Ruang keluarga untuk ruang tunggu. Lalu, kamar tidur digunakan untuk ruang pegawai kelurahan.“Untuk sementara waktu ini memang harus seadanya dulu,” imbuh Azwin.
Meski ruangan sangat minim, Aswin mengatakan, pelayanan masih berjalan normal. Waktu pelayanan tidak ada yang terpotong. Masyarakat bisa datang seperti biasanya.
Keluhan justru datang dari masyarakat yang mengaku kecele saat datang ke kantor kelurahan yang dibongkar. Mereka menganggap pelayanan masih dilaksanakan di bangunan yang dibongkar. Namun, setelah tahu jika kantor pindah ke rumah warga, mereka akhirnya bisa menerima. “Tidak masalah soal tempat yang penting pelayanan masyarakat maksimal,” ungkap Agus Supriyanto,45, warga setempat.
Agus berharap, pembangunan Kantor Kelurahan Ploso segera selesai. Sehingga, pelayanan masyarakat bisa dilaksanakan di kantor kelurahan. Tidak di rumah warga.
Untuk diketahui, Kantor Kelurahan Ploso dibongkar total karena kondisinya yang rusak parah. Pembangunan kantor baru akan menelan anggaran Rp 1,2 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk tahun 2024. Pemenang lelang di proyek tersebut adalah CV Gunung Emas yang berasal dari Kota Probolinggo. Target pembangunan selesai akhir tahun ini.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk