NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk menggelar pelatihan berbasis kompetensi pada Jumat (4/10). Kali ini pelatihan diikuti40 orang calon tenaga kerja (canaker) PT Kerta Rajasa Raya. Pelatihan gelombang kedua untuk pabrik yang memproduksi karung tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2024.
Pelatihan berlangsung 20 hari. Yang membuka pelatihan adalah Plt Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Samsul Huda. Dalam sambutannya Samsul mengajak peserta untuk memanfaatkan momen pelatihan sebagai ajang menyerap ilmu. Mantan kepala Satpol PP ini juga berpesan agar ketika nanti bekerja untuk disiplin dan bersungguh-sungguh.
“Teman-teman harus bersemangat mengikuti pelatihan ini. Nantinya, saat bekerja harus bersungguh-sungguh agar produktivitas meningkat dan berdampak pada peningkatan kinerja perusahaan. Sekaligus, sama-sama menguntungkan dan kesejahteraan juga naik,” pesannya.
Untuk diketahui, pembukaan pelatihan berlangsung di aula ruang rapat PT Kerta Rajasa Raya yang berlokasi di Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso. Seremonial pembukaan ditandai penyerahan perlengkapan secara simbolis kepada perwakilan peserta.
Yang menyerahkan adalah Samsul Huda didampingi Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Kabupaten Nganjuk Ninuk Siwi Suhartati. Serta, perwakilan PT Kerta Rajasa Raya dan dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Nganjuk. Adapun perlengkapan yang menjadi fasilitas peserta antara lain tas ransel, kaus, modul, makan siang hingga uang transport.
Usai pembukaan pelatihan, peserta akan mendapatkan pelatihan langsung di perusahaan. Serta, dibimbing oleh para mentor dari perusahaan setempat. Sehingga, dapat mengetahui secara langsung aktivitas produksi. “Apabila nanti resmi diterima bekerja, peserta tidak perlu pengenalan lagi. Langsung bisa beradaptasi bekerja,” tandas Samsul.