NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pembangunan Pasar Sukomoro harus ngebut. Karena pasar brambang tersebut harus selesai dibangun akhir tahun ini. Artinya, waktu yang tersisa hanya sekitar 2,5 bulan. “Akhir Desember 2024 harus selesai,” tandas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widadgo.
Menurut Gunawan, setelah bangunan Pasar Sukomoro selesai dibongkar, pekerja fokus menyiapkan pondasi bangunan. Kemarin (16/10) pekerjaan untuk pondasi bangunan mulai dikerjakan. Salah satunya dengan melakukan penggalian pada beberapa titik bangunan.
Nantinya galian itu akan difungsikan untuk digunakan pondasi bangunan. Rencannya pengecoran untuk pondasi bangunan akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Di waktu yang bersamaan, pekerja juga sedang menyiapkan rangka baja untuk pondasi. Rangka-rangka itu dikerjakan di tempat terpisah.
Menurut Gunawan, pekerjaan dikerjakan di bengkel milik kontraktor. Dengan tujuan agar pembuatan rangka tidak mengganggu pekerjaan lainnya. Saat sudah rampung, rangka-rangka tersebut akan dikirim ke Pasar Sukomoro. “Pekerjaan dilakukan secara bebarengan agar tidak memakan banyak waktu,” tandasnya.
Selama proses pembangunan, para pedagang dipindah ke tempat penampungan pedagang sementara (TPPS). Lokasinya berada di sebelah barat pasar. Hanya berjarak sekitar 20 meter. Namun seperti TPPS pada umumnya, tempat tersebut sangat terbatas. Sundari, 54, salah satu pedagang berharap, pembangunan pasar dapat segera selesai. Karena dia takut pedagang akan kerepotan saat hujan turun. TPPS yang dianggap kurang luas untuk menampung brambang milik pedagang. “Semoga dapat selesai lebih cepat pembangunan Pasar Sukomoro,” harapnya.
Untuk diketahui, Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk melakukan renovasi pada Pasar Sukomoro. Proyek tersebut menelan anggaran mencapai Rp 3,2 miliar dari pagu sebesar Rp 3,8 miliar. Kontraktor yang memenangkan lelang adalah CV Gunung Emas asal Kota Probolinggo. Pembangunan dimulai bulan ini dan dijadwalkan rampung di akhir tahun.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk