Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Jembatan Gemenggeng Nganjuk Putus, Ini yang Dilakukan Dinas PUPR

Karen Wibi • Rabu, 5 Februari 2025 | 17:31 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Warga Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor dapat sedikit bernapas lega. Karena  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk berencana membangun jembatan darurat. Rencananya jembatan tersebut akan dibangun dari rangka jembatan bailey di Desa Kweden.“Kami sudah melakukan asesmen. Rencananya akan ada jembatan darurat di lokasi tersebut,” terang Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo kepada wartawan koran ini.

          Gunawan menjelaskan, pihaknya sudah melakukan asesmen. Hasilnya harus segera ada perbaikan pada jembatan putus di Desa Gemenggeng. Alasannya jembatan tersebut menjadi satu-satunya akses terdekat bagi warga Dusun Jawar, Dusun Badadan, dan sekitarnya.

          Maka dari itu, dinas akan membangun jembatan darurat. Banyak pilihan yang bisa dilakukan pihak dinas. Pertama adalah membangun jembatan darurat baru. Lalu, dinas akan membangun jembatan darurat dari rangka jembatan bailey di Desa Kweden.

          Diketahui jembatan bailey di Desa Kweden sudah tidak lagi digunakan. Karena memang, di akhir tahun 2024 lalu, dinas telah membangun jembatan baru di desa tersebut.“Daripada menganggur mungkin bisa kami gunakan untuk membuat jembatan darurat,” tambahnya.

          Namun ada syarat yang harus dilakukan. Salah satunya mengidentifikasi spesifikasi dari rangka jembatan bailey. Apakah rangka tersebut pas digunakan di Desa Gemenggeng. Namun jika dianggap tidak pas, maka PUPR terpaksa harus membangun jembatan darurat baru.“Nanti akan kami lihat apakah cocok atau tidak,” tandasnya.

          Sementara itu, Nur Amali, 48, salah satu warga sekitar mengatakan sangat menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah (pemda). Dirinya berharap ada pembangunan jembatan permanen atau sementara. Dengan tujuan agar warga tidak lagi harus memutar.          “Semoga segera ada perbaikan. Ini saya harus memutar dua kilometer (km),” ujarnya singkat.

          Seperti diberitakan sebelumnya, jembatan di Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor putus. Jembatan penghubung Dusun Jawar dan Dusun Babadan putus pada Rabu dini hari (29/1). Penyebabnya adalah debit air yang meningkat sejak Senin (27/1). Akibatnya warga harus memutar sejauh dua kilometer (km). (wib/tyo)

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#jembatan putus #banjir #nganjuk #pupr