NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk harap-harap cemas. Karena hingga kemarin siang (10/2) pengumuman hasil seleksi administrasi belum keluar.
Dari informasi yang dihimpun wartawan koran ini, pengumuman dapat dilihat di website milik Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nganjuk. Yaitu di bkpsdm.nganjukkab.go.id. Namun hingga kemarin, belum ada pengumuman resmi.
“Kapan pengumuman hasil seleksi administrasinya?” tanya Nu, salah satu pendaftar.
Honorer yang telah mengabdi lebih dari lima tahun ini mengaku waswas tidak lolos administrasi. Karena dia sudah mengabdi lama.
Kemudian, dia juga mengupload semua berkas yang dibutuhkan. “Tapi rasa waswas ini tetap ada saja,” keluhnya.
Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Nganjuk Eko Sutrisno mengatakan, hingga kemarin, panitia masih terus melakukan seleksi berkas.“Sesuai jadwal, hasilnya akan keluar antara 9 hingga 18 Februari,” ujarnya.
Eko mengimbau kepada pelamar untuk aktif melakukan pengecekan. Tujuannya agar mereka dapat segera mengetahui hasil dari seleksi administrasi.
Jika mereka tidak lolos, maka mereka bisa melakukan sanggah. Karena diketahui, setelah pengumuman, pelamar akan memasuki masa sanggah.
Jadwalnya 19 sampai 21 Februari. Masa sanggah dapat dilakukan untuk mengoreksi hasil seleksi administrasi.
Setelah itu, pelamar tinggal menunggu pengumuman jadwal dan tempat untuk ujian.
Sesuai jadwal, pengumuman akan dikeluarkan pada 9 hingga 16 April. Lalu pelaksanaan ujian akan dilakukan pada 17 April hingga 16 Mei.
“Untuk ujiannya akan menunggu setelah Hari Raya Idul Fitri,” tambahnya.
Sementara itu, saat ini, calon PPPK tahap 1 sudah memasuki masa penetapan nomor induk pegawai (NIP) PPPK. Proses tersebut berlangsung mulai tanggal 1 hingga 28 Februari.
Setelah mendapat nomor induk, calon PPPK tinggal menunggu surat keputusan (SK) PPPK. “Setelah mendapat SK PPPK, mereka sudah mulai bekerja sesuai dengan SK,” tandasnya. (wib/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira