Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

BKPSDM Nganjuk Coret Empat Pelamar PPPK, 1.528 Orang Akan Tes setelah Lebaran

Karen Wibi • Rabu, 5 Maret 2025 | 18:42 WIB

 

BKPSDM Nganjuk Coret Empat Pelamar PPPK
BKPSDM Nganjuk Coret Empat Pelamar PPPK

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nganjuk mengumumkan hasil sanggah seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua.

Hasilnya ada empat pelamar yang namanya dicoret. “Ada empat pelamar yang mulanya memenuhi syarat (MS) menjadi tidak memenuhi syarat (TMS),” terang Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Nganjuk Eko Sutrisno kepada wartawan koran ini kemarin.

Eko merinci, sebelumnya ada 1.625 pelamar PPPK yang mendaftar di tahap kedua.

Dari jumlah tersebut, hanya 1.531 pelamar yang dinyatakan MS. Sedangkan 94 sisanya dinyatakan TMS.

Sebanyak 94 pelamar itu boleh mengajukan sanggah. Namun diketahui hanya 18 pelamar yang mengajukan sanggah.

Dari 18 pelamar yang mengajukan sanggah, hanya satu pelamar yang sanggahannya diterima oleh BKPSDM. Sehingga, status pelamar yang mulanya TMS menjadi MS.

Babarengan dengan itu, BKPSDM juga terus mengecek berkas milik pelamar. Hasilnya, ada empat pelamar yang sebelumnya MS akhirnya dinyatakan TMS.

Keempat pelamar itu diketahui belum memenuhi minimal waktu bekerja di instansi milik pemerintah.

“Keempat nama itu statusnya berubah menjadi tidak memenuhi syarat,” tambahnya.

Jumlah pelamar yang MS kini berubah. Jika sebelumnya berjumlah 1.531 orang, kini jumlah pelamar yang MS berjumlah 1.528.

Sebanyak1.528 pelamar itu nantinya boleh mengikuti tes di tahap selanjutnya. “Mereka tinggal menunggu jadwal tes yang akan diumumkan dalam waktu dekat,” tandas Eko.

Lalu kapan tes akan berlangsung? Menanggapi pertanyaan itu, Eko mengatakan tes akan berlangsung setelah Hari Raya Idul Fitri.

Sedangkan, untuk pengumuman jadwal tes akan keluar sekitar 9 hingga 16 April.

Sementara itu, NU, salah satu tenaga honorer berharap, segera melaksanakan tes dan diterima menjadi PPPK.

Karena saat ini, dengan statusnya sebagai tenaga honorer, dia tidak menerima honor bulanan. “Sudah dua bulan tidak bayaran,” keluhnya.

NU mengatakan, jika dia menjadi PPPK maka gaji bulanan yang diharapkan setiap bulan bisa didapat.

Karena teman-temannya yang telah menjadi PPPK mendapatkan hak berupa gaji bulanan dengan rutin.

Sedangkan, dia dan teman-temannya honorer yang saat berjuang di PPPK periode kedua harus gigit jari.

Karena tidak menerima honor dua bulan terakhir. “Ini mau Lebaran, honor belum cair-cair,” ungkapnya. (wib/tyo)

 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#BKPSDM #pelamar #pppk #nganjuk #KOTA ANGIN