JP Radar Nganjuk- Kabupaten Way Kanan, Lampung saat ini jadi perbincangan publik usai 3 polisi tewas ditembak saat bertugas.
Dilansir dari antaranews.com, peristiwa berdarah itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari.
Yuni membenarkan bahwa 3 polisi dari Polres Way Kanan gugur saat bertugas.
Mereka adalah Kapolsek Negara Batin IPTU Lusiyanto, Bripka Petrus, dan Bripda Ghalib.
"Benar ada tiga anggota Polri yang meninggal dunia saat melakukan penggerebekan sabung ayam di Way Kanan," ujar Kombes Pol. Yuni Iswandari.
Yuni mengatakan kronologi peristiwa penembakan itu terjadi saat 17 personel Polri dari Polres Way Kanan mendatangi lokasi yang dijadikan sabung ayam, saat di tempat kejadian perkara (TKP) langsung ditembaki oleh orang tak dikenal.
Informasi yang beredar, orang tak dikenal itu adalah seorang anggota TNI yang diduga menjadi pemilik lokasi sabung ayam itu.
Bahkan video saat penembakan sudah tersebar di media sosial X (Twitter). Terbaru terduga pelaku sudah diamankan oleh personel gabungan polisi dan TNI.
Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggotanya jika terbukti terlibat dalam penembakan polisi saat penggerebekan tempat sabung ayam di Kecamatan,Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung.
Eko mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan investigasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
"Mohon untuk menunggu konfirmasi hasil penyelidikan investigasi lebih lanjut," tandas Eko.
Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Madiun (PNM)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira