ADA yang spesial pada bulan suci Ramadan di Rutan Kelas IIB Nganjuk.
Yaitu warga binaan yang mendapat makanan untuk berbuka puasa. Lengkap dengan tambahan takjil.
Untuk memastikannya, Plt. Kepala Rutan Nganjuk Harry Suryadi melakukan pemantauan langsung ke dapur.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap hidangan yang disajikan tetap memenuhi standar gizi, kebersihan, dan porsi yang layak bagi warga Binaan.
Terlebih dalam mendukung kebutuhan fisik mereka di tengah ibadah puasa.
“Monitoring ini adalah bagian dari upaya untuk memastikan Warga Binaan tetap mendapatkan asupan dengan gizi yang seimbang,” jelas Harry.
Dalam pemantauan itu, Harry melakukan pengecekan secara detail proses pengolahan makanan.
Mulai dari kebersihan bahan baku, cara pengolahan, hingga penyajian.
Dengan demikian, lanjut Harry, warga binaan bisa menjalani aktivitas puasa di dalam lingkungan Lapas dengan maksimal dan kesehatan tetap terjaga.
Harry mencontohkan, untuk menu buka puasa hari Sabtu (29/3) ada telur goreng, sayur tumis dan sambal pecel. “Kemudian takjilnya ada ubi dan kolak kacang hijau,” imbuhnya.
Untuk menu buka puasa dan sahur, setiap hari berbeda, namun yang pasti tetap memperhatikan kandungan karbohidrat, protein dan nutrisi.
Sehingga warga binaan tidak merasa bosan dengan hidangan makanan yang disajikan.
Lebih lanjut, Harry menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk makanan yang layak dan bergizi, adalah tanggung jawab penting yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan kepedulian.
“Pemenuhan hak dasar Warga Binaan, termasuk kebutuhan makanan yang layak adalah prioritas kami,” tegasnya.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira