Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Bupati Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro di Hari Jadi Ke-1.088 Kota Angin

Karen Wibi • Kamis, 10 April 2025 | 17:14 WIB
Bupati Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro di Hari Jadi Ke-1.088 Kota Angin
Bupati Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro di Hari Jadi Ke-1.088 Kota Angin


Dengan 15 program unggulan itu akan mewujudkan Nganjuk Melesat, Maju, dan Sejahtera,” ujar Kang Marhaen-panggilan akrab Marhaen Djumadi.

15 program unggulan tersebut antara lain pembangunan infrastruktur; pengentasan kemiskinan dan pengangguran; peningkatan akses dan kualitas pendidikan; menjadikan Nganjuk sebagai destinasi wisata; melestarikan seni budaya dan kearifan lokal (selengkapnya lihat tabel, red).

15 Program Unggulan Kang Marhaen-Mas Handy

1. Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan, jembatan, dan saluran.
2. Peningkatan profesionalisme dan birokrasi inovatif, bersih tanpa korupsi.
3. Pengentasan kemiskinan dan pengangguran.
4. Peningkatan akses dan kualitas pendidikan.
5. Penguatan pendidikan diniyah dan pesantren.
6. Peningkatan layanan kesehatan masyarakat dan pengadaan mobil siaga kelurahan.
7. Menjadikan Kabupaten Nganjuk sebagai destinasi wisata.
8. Optimalisasi dan revitalisasi pasar tradisional.
9. Menjadikan Kabupaten Nganjuk sebagai agropolitan.
10. Mewujudkan Kabupaten Nganjuk layak anak dan responsif gender.
11. Melestarikan seni budaya dan kearifan lokal serta lingkungan hidup.
12. Revitalisasi bidang peternakan dan pertanian serta subsidi pupuk.
13. Pengembangan dan pemberdayaan ekonomi kreatif dan UMKM.
14. Pengembangan jejaring antar daerah kabupaten, kota, provinsi, dan pusat serta warga Nganjuk di perantauan.
15. Peningkatan ADD dan kesejahteraan kelembagaan desa atau kelurahan (RT, RW, BPD/LPM, dan kades).

Kang Marhaen mengatakan, pemkab selalu berpihak pada peningkatan kerakyatan berbasis pertanian dan potensi lokal.

Karena itu, saat ada persoalan gabah petani Nganjuk ditolak Bulog maka Kang Marhaen dan Mas Handy segera bertindak.

Mereka ngluruk Bulog bersama Plt Kepala Dinas Pertanian Itsna petani dan kepala desa.

Hingga akhirnya muncul kesepakatan bersama antara pemkab dengan Bulog yang intinya Bulog wajib membeli gabah petani Nganjuk dengan harga sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) Rp 6.500 per kilogram.

“Saya, Mas Handy, dan seluruh OPD akan sat set untuk membawa Nganjuk Melesat, Maju, dan Sejahtera,” tandasnya. 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#hari jadi nganjuk #nganjuk