NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Jembatan bailey di Desa Kutorejo, Kecamatan Bagor akan dibongkar. Karena jembatan yang digunakan untuk menyambung Jembatan Kutorejo yang ambrol itu hanya bersifat sementara.
“Bulan ini Jembatan Kutorejo akan kami bangun total,” ujar Anugerah Dwi Pamungkas, pelaksana lapangan pembangunan Jembatan Kutorejo.
Untuk itu, mau tidak mau jembatan bailey tersebut harus dibongkar. Pria yang akrab disapa Pamungkas itu mengatakan, sampai saat ini, proses pembangunan masih di tahap pemetaan. Para pekerja masih terus menyiapkan alat berat yang nantinya akan digunakan untuk membongkar jembatan.
Lalu kapan proses pembongkaran akan dilakukan? Pamungkas mengatakan, proses pembongkaran akan dilakukan dalam waktu dekat. Sesuai rencana, proses pembongkaran itu akan mulai dilakukan pada minggu depan.
“Jika tidak molor, minggu depan sudah mulai dibongkar jembatan bailey,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Ony Supriyono mengatakan, pembangunan Jembatan Kutorejo yang rusak sejak tahun 2022 itu tidak dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk. Melainkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Meski demikian, pemkab juga terus melakukan koordinasi. Terlebih nanti, saat dibongkar, akan ada pengalihan arus lalu lintas. Warga akan diarahkan untuk mencari jalan memutar.
“Kami terus berkoordinasi terkait pembangunan jembatan tersebut,” tambahnya.
Terpisah, Ngadirah, 70, warga setempat mengaku senang dengan rencana pembangunan Jembatan Kutorejo. Karena sejak rusak, banyak kendaraan yang tidak bisa melewati jembatan tersebut. Terlebih kendaraan dengan ukuran besar.
“Semoga jembatan dapat segera selesai,” ujarnya singkat.
Seperti diketahui, Jembatan Kutorejo rusak pada Maret 2022 lalu. Jembatan tersebut mengalami ambles di bagian sisi utara.
Salah satu penyebabnya adalah karena jembatan yang sering dilalui oleh kendaraan besar. Kendaraan tersebut sering lewat selama proses pembangunan Bendungan Semantok.
Setelah ambles, jembatan ditutup total. Lalu pada April 2022, jembatan tersebut diperbaiki untuk sementara. Jembatan bailey dibangun di sisi jembatan yang ambles.
Selama itu, warga yang melewati jembatan itu harus bergantian. Penyebabnya karena jembatan bailey yang sempit. (wib/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira