NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Momen peringatan Hari Jadi ke-1.088 Nganjuk akan semakin semarak. Karena pemerintah daerah setempat akan menggelar berbagai kegiatan.
Rangkaian kegiatan di awali kirim doa dan tasyakuran di Masjid Al Mubarok, Rabu malam (9/4). Kemudian keesokan hari upacara bendera di alun-alun dan prosesi Manusuk Sima di Candi Lor.
Ada pula kegiatan Gerakan Kerja Bakti Serentak pada hari Minggu (13/4). Kerja bakti tersebut diikuti seluruh elemen masyarakat Kota Angin.
Bahkan berlangsung dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan. RW dan RT juga turut mengikuti kerja bakti tersebut.
Rencananya, juga akan digelar pula pameran pembangunan. Kegiatan itu akan berlangsung di GOR Bung Karno pada 17-19 April 2025.
Pameran pembangunan akan diikuti sekira 50 stan. Mereka adalah para pelaku UMKM, instansi, maupun swasta.
Selain rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah daerah setempat juga berencana menggelar dua agenda besar lainnya. Pertama adalah tumpengan dengan jumlah tumpeng 1.088 buah sebagai perwujudan syukur.
Hal itu disampaikan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Jumat (11/4). Orang nomor satu di Pemkab Nganjuk itu menjelaskan, momen pertambahan usia harus disyukuri.
Sebagai orang Jawa, tumpeng merupakan simbol ungkapan rasa syukur. Serta perwujudan dari berbagai doa dan harapan bagi Kota Angin.
“Maka kami akan gelar tasyakuran. Bersama-sama masyarakat luas dengan rencana 1.088 tumpeng,” jelasnya.
Jumlah tumpeng yang disediakan adalah sesuai angka usia Nganjuk. “Insya Allah 1.088 tumpeng akan membawa keberhakan bagi Nganjuk pada usianya saat ini,” jelasnya.
Acara kedua adalah seni jaranan massal. Kegiatan ini rencananya juga melibatkan ribuan seniman jaranan di Nganjuk.
Selama ini Nganjuk dikenal sebagai wilayah yang memiliki kesenian jaranan. Kesenian tersebut telah ada ratusan tahun silam, dan masih lestari bahkan semakin berkembang hingga saat ini.
Untuk tanggal pelaksanan kedua acara tersebut, Bupati Marhaen mengatakan masih membahasnya bersama pihak terkait. Termasuk lokasi maupun hal tekniks lainnya dalam pelaksanannya.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira