NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Rangakaian Hari Jadi Nganjuk ke-1.088 berlangsung meriah. Kemarin (13/4) ribuan masyarakat di Kota Angin melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan secara serentak.
Dari pantauan koran ini, kerja bakti dilakukan secara serentak. Mulai pukul 06.00 WIB hingga sekitar pukul 12.00 WIB.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh masyarakat di tingkat RT/RW, Desa/Kelurahan, Kecamatan, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga sekolah.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, kegiatan kerja bakti dilakukan untuk membersihkan lingkungan sekitar. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kegiatan kerja bakti dilakukan agar lingkungan di Kabupaten Nganjuk bersih,” ujar Marhaen kepada wartawan koran ini.
Lebih lanjut, Marhaen mengatakan juga mengikuti kerja bakti bersama masyarakat. Total ada tiga tempat yang didatangi oleh Marhaen.
Pertama di Desa Gejagan, Kecamatan Loceret; Desa Paron, Kecamatan Bagor; dan Desa Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk.
Bersama warga, Marhaen ikut membersihkan lingkungan.
Kegiatan tersebut bahkan dilakukan Marhaen hingga siang hari. Yaitu setelah lingkungan benar-benar bersih.
“Hari jadi adalah kegiatannya masyarakat Nganjuk. Saya pun ikut membersihkan lingkungan bersama warga,” tambahnya.
Lebih lanjut, Marhaen berharap kegiatan kerja bakti serentak dapat dilakukan lebih rutin. Tidak hanya ketika hari jadi.
Dengan tujuan agar lingkungan di Nganjuk dapat terawat dengan baik.
“Mari kita semuanya ikut merawat Nganjuk,” tandasnya.
Baca Juga: Pasutri Seniman Nganjuk, Suami Tangani Musik dan Istri Fokus Koreografi
Sementara itu, kegiatan kerja bakti juga diikuti oleh masyarakat di Kelurahan Kapas, Kecamatan Sukomoro. Kegiatan kerja bakti menyasar jalan kampung hingga masjid.
Hal itu seperti yang dikatakan oleh Nurmansyah, 32, warga setempat. Dia mengatakan, kegiatan kerja bakti dilakukan serentak setelah mendapat surat edaran.
“Kegiatan kerja bakti dilakukan untuk membersihkan lingkungan setempat,” ujarnya singkat. (wib)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira