Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Kabar Baik, 183 PPPK Nganjuk Tahap Pertama Akan Teken Kontrak

Karen Wibi • Selasa, 29 April 2025 | 17:48 WIB
MENUNGGU: 183 PPPK tahap pertama mendengarkan pemaparan dari BKPSDM sebelum tanda tangan kontrak. Satu orang PPPK akan pensiun tahun depan.
MENUNGGU: 183 PPPK tahap pertama mendengarkan pemaparan dari BKPSDM sebelum tanda tangan kontrak. Satu orang PPPK akan pensiun tahun depan.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Sebanyak 183 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024 tahap pertama melakukan penandatanganan perjanjian kerja. Proses teken kontrak tersebut dilakukan di Ruang Rapat Candi Lor Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk kemarin (28/4).

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nganjuk Agus Heri Widodo mengatakan, proses penandatanganan itu berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB. “Tanda tangan kontrak ini menjadi salah satu bagian sebelum PPPK diangkat,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Agus menjelaskan, proses tanda tangan kontrak itu menjadi salah satu syarat penting. Di dalam kontrak itu termuat peraturan yang harus dipatuhi selama menjadi PPPK. Setelah tanda tangan kontrak, para PPPK tinggal menunggu jadwal pengangkatan.

Lalu kapan pengangkatan PPPK? Menanggapi pertanyaan itu, Agus mengatakan jika belum ada jadwal pasti tentang pengangkatan PPPK. “Sesuai pengumuman terakhir, pengangkatan maksimal dilakukan pada Oktober 2025,” tambahnya.

Terkait tes PPPK tahap kedua, Agus belum bisa memastikan kapan tes akan dilakukan. Karena hingga kemarin, belum ada pengumuman resmi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Republik Indonesia (RI).

Terpisah, proses tanda tangan kemarin juga menjadi salah satu momen mengharukan bagi Riatun. PPPK asal Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom itu menjadi PPPK dengan usia yang paling tua.

Di tahun ini, Riatun genap berusia 57 tahun. Artinya, Riatun hanya memiliki sisa waktu satu tahun sebagai PPPK nanti. “Akhirnya saya dapat segera dilantik sebagai PPPK,” ujar perempuan yang sebelumnya menjadi honorer di sekolah dasar (SD) itu.

Riatun berharap, proses pengangkatan dapat berjalan dengan lancar. Dengan itu dirinya dapat menjadi PPPK sebelum tahun berganti. Dengan itu dirinya bisa menikmati gaji sebagai PPPK. “Semoga pengangkatan tidak molor,” harapnya. (wib/tyo)

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#tahap 1 #teken #hari #pppk #Ini #Perjanjian #nganjuk #radar nganjuk #tanda tangan #kerja #kontrak #berita #KOTA ANGIN