NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Pelatihan digital marketing untuk para pelaku UMKM di Kabupaten Nganjuk kembali digelar, kemarin (15/5).
Kali ini, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Nganjuk bersama dengan Jawa Pos Radar Nganjuk mengajarkan tentang foto produk.
Kepala Dinkop UM Kabupaten Nganjuk Cuk Widiyanto mengucapkan terima kasih kepada Jawa Pos Radar Nganjuk yang kembali memfasilitasi pelatihan digital marketing.
“Pelatihan fotografi ini sangat dibutuhkan oleh para pelaku UMKM,” ujarnya.
Saat ini, Cuk menjelaskan, para pelaku UMKM harus bisa memasarkan produknya secara online. Hal itu untuk menangkap jaringan konsumen yang lebih luas.
Tidak hanya warga Nganjuk saja. “Kalau jualan online maka cakupannya bisa nasional bahkan bisa internasional,” terangnya.
Pelatihan Digital Marketing ini mendapat dukungan penuh dari Yamaha. Acara yang berlangsung hingga siang ini terdapat beberapa materi yang disampaikan oleh narasumber Rico Saputro.
Beberapa materi disampaikan di antaranya teknik foto dan strategi sosial media agar lebih menarik.
Puluhan peserta yang mengikuti acara di Aula Kantor Dinkop dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk itu tidak hanya mendapatkan teori.
Semua peserta dibekali dengan praktik memotret objek agar tampak menarik. Materi memotret produk ini penting untuk memikat konsumen.
Materi yang disampaikan Rico mendapat feedback yang baik dari peserta pelatihan.
Sebab teknik memotret produk diajarkan secara detail demi mendapatkan hasil yang bagus. Dan nantinya bisa menarik minat konsumen.
Baca Juga: Absen di Tes PPPK Tahap Dua Nganjuk , Tujuh Orang Kehilangan Kesempatan Jadi ASN
Peserta yang awalnya banyak yang belum tahu jadi lebih mengerti dan menguasai cara mengambil gambar produk. Salah satunya, Anik Ndopoku.
Perempuan asal Ngronggot itu mengaku senang dan antusias mengikuti kegiatan pelatihan tersebut.
Yang membuatnya bersemangat adalah materi yang disuguhkan belum pernah didapatkan sebelumnya.
“Sangat terbantu bisa dapat ilmu foto. Biar foto menarik konsumen,” ujarnya.
Apalagi pelatihan itu ada praktiknya. Sehingga, perempuan penjual madumongso asli Nganjuk itu bisa lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
“Sebelumnya bisa foto cuma kurang fokus. Setelah diajari jadi lebih tahu,” pungkasnya.
Sementara itu, General Manager Jawa Pos Radar Kediri Chafid Suyuti menjelaskan, pelatihan ini untuk meningkatkan skill pelaku UMKM agar bisa memasarkan produknya secara online.
Sehinga, pasar pelaku UMKM menjadi lebih luas.“Semoga pelaku UMKM bisa melesat omzetnya dan sejahtera,” harapnya. (nov/tyo)
Editor : Elna Malika