NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk menggelar Sarasehan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno Tahun 2025 pada Selasa (17/6). Dalam sarasehan tersebut, Bupati Marhaen Djumadi mengajak masyarakat di Kota Angin untuk melestarikan nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Sarasehan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu berlangsung di Pendapa KRT Sosrokoesoemo. Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, dan 300 tamu undangan dari masyarakat Nganjuk.
Ada empat narasumber hadir. Mereka adalah Prof. Dr. Harjono S.H, MCL; Dr Sugeng Susilo Adi, M.Hum, S.T.; Cuk Widianto S.H, M.M.; dan Prof. Dr. Sumarji, S.P, M.P. “Pancasila adalah ideologi negara kita semua. Sudah selayaknya Pancasila tidak hanya dihafalkan saja. Namun juga diamalkan dalam kegiatan sehari-hari,” ujar Marhaen kepada peserta sarasehan kemarin.
Kang Marhaen menjelaskan, salah satu contohnya seperti pada Sila Ketiga Pancasila yaitu tentang Persatuan Indonesia. Sebagai masyarakat yang memegang teguh ideologi Pancasila, masyarakat harus bisa rukun antara satu dengan yang lainnya. “Selain lima sila, kita semua juga wajib mengamalkan 45 butir yang terkandung di dalam Pancasila,” tambahnya.
Tak lupa Kang Marhaen juga mengajak peserta sarasehan untuk mendoakan Bung Karno. Karena berkat perjuangannya bersama pahlawan nasional lainnya, saat ini Indonesia dapat merdeka. “Mari kita lanjutkan perjuangan yang telah dilakukan oleh Bung Karno dan pahlawan nasional lainnya,” tandasnya. (*)
Editor : Jauhar Yohanis