NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk memberi target tinggi pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun ini. Yaitu mendapat 15 medali emas.
Untuk meraih target itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nganjuk telah menyiapkan anggaran hingga Rp 700 juta.
“Tahun ini kami punya anggaran Rp 2,8 miliar. Sedangkan Rp 700 juta diantaranya kami khususkan untuk Porprov,” ujar Ketua KONI Kabupaten Nganjuk Ali Mahfud kepada wartawan koran ini.
Ali menjelaskan, di Porprov tahun ini, pihaknya memiliki target tinggi. Yaitu meraih 13 medali emas. Target itu diketahui lebih tinggi dibanding raihan di Porprov edisi sebelumnya. Yaitu ketika Kabupaten Nganjuk mendapat 11 medali emas.
Untuk melancarkan target itu, KONI sudah menyiapkan anggaran yang cukup besar. Yaitu Rp 700 juta. Mayoritas anggaran itu digunakan untuk biaya operasional selama berada di Malang. Selain itu anggaran Rp 700 juta juga digunakan untuk hadiah bagi peraih medali emas, perak, hingga perunggu.
“Untuk medali emas akan kami beri bonus Rp 20 juta. Sedangkan lainnya masih akan menyesuaikan,” tambahnya.
Lalu berapa jumlah cabang olahraga (cabor) dan atlet yang berangkat ke Porprov? Menanggapi pertanyaan itu, Ali mengatakan ada 28 cabor yang berangkat ke Malang. Sedangkan jumlah atlet yang berangkat sebanyak 222. Ditambah pelatih dan official sebanyak 65 orang.
“Totalnya kami memberangkatkan 287 orang. Mayoritas akan berangkat pada 27 dan 28 Juni nanti,” imbuh pria yang juga Kepala Desa (Kades) Batembat, Kecamatan Pace itu.
Target tinggi juga diberikan oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Dia menargetkan atlet dari Kabupaten Nganjuk harus meraih 15 medali emas.
“Target harus tinggi. Paling tidak harus bawa pulang 15 medali emas,” ujarnya.
Lebih lanjut Marhaen mengatakan kepada para atlet untuk tidak khawatir terkait bonus. Karena dipastikan bonus tersebut akan diberikan kepada atlet yang meraih prestasi. Terlebih bagi atlet yang mendapat medali emas.
“Saya berpesan, lebih baik mandi keringat saat pertandingan, daripada mandi air mata setelah pertandingan,” imbuhnya.
Sementara itu, hari ini (23/6), Marhaen dan Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro memberangkatkan atlet yang akan mengikuti Porprov. Prosesi tersebut berlangsung di Pendapa KRT Sosrokoesoemo. (wib)
Editor : Jauhar Yohanis