NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk menggelar pelatihan berbasis kompetensi kemarin. Pelatihan kali ini bekerja sama dengan PT Kerta Rajasa Raya. Pelatihan berlangsung selama 20 hari. Bupati Marhaen Djumadi yang membuka langsung kegiatan itu.
Dalam kesempatan itu, Kang Marhaen turut memberi motivasi 40 orang peserta pelatihan. Dia mengatakan, kunci dari kesuksesan adalah semangat.
Kang Marhaen lantas menceritakan pengalamannya menimba ilmu hingga menjadi bupati saat ini. Menurut Kang Marhaen, hal yang paling memotivasi dirinya adalah semangat pantang menyerah. “Bekerja di mana saja itu sama. Yang penting adalah semangat. Manfaatkan momen ini untuk menyerap ilmu sebelum Anda nantinya benar-benar bekerja di sini,” ungkapnya.
BERMANFAAT: Bupati Marhaen memberi peralatan pada peserta pelatihan berbasis kompetensi.
Untuk diketahui, pembukaan pelatihan ditandai penyerahan perlengkapan secara simbolis kepada peserta. Seperti tas ransel maupun alat tulis. Yang menyerahkan adalah Kang Marhaen.
Penyerahan turut didampingi sejumlah tamu undangan yang hadir. Seperti Plt Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Samsul Huda yang diwakili Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ninuk Siwi Suhartati.
Kemudian turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Nganjuk Judi Ernanto dan Manager PT Kerta Rajasa Raya Hernanda Bagus.
Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Kabupaten Nganjuk Ninuk Siwi Suhartati menambahkan, kegiatan tersebut terselenggara dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025.
Pihaknya memanfaatkan DBHCHT untuk menekan angka pengangguran. “Kita manfaatkan untuk pelatihan bebasis kompetensi maupun pelatihan yang lain.
Agar pengangguran di Nganjuk dapat ditekan,” tambahnya mewakili Plt Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Samsul Huda.
NGANJUK MELESAT: Kang Marhaen foto bersama peserta pelatihan dari Disnaker Nganjuk.
Pelatihan tersebut akan berlangsung selama 20 hari. Terhitung mulai sejak kemarin. Materinya berkaitan kebutuhan perusahaan dengan melibatkan instruktur teknis dan lokasi pelatihan dari PT Kerta Rajasa Raya. (ik3/adv/tyo)