Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung di aula kantor DPC PKB Nganjuk, Rabu (23/7). Sekretaris DPC PKB Nganjuk Isom Abdurrohim yang memimpin rangkaian perayaan tersebut.
Pria yang akrab disapa Gus Isom ini mengatakan, khotmil Alquran dan santunan anak yatim menjadi wujud dari komitmen partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) ini. Selain itu senantiasa melayani umat dan mencari keberkahan dari Allah SWT.
“Insya Allah berkah. Bukan hanya untuk PKB, tetapi juga seluruh jajaran pengurus dan kader dimanapun berada. Agar senantiasa diberi kekuatan dan kelancaran dalam mengemban amanah rakyat,” kata Gus Isom yang didaulat mewakili Ketua DPC PKB Nganjuk Ulum Basthomi yang sedang mengikuti perayaan harlah ke 27 PKB di Jakarta.
Gus Isom menambahkan, langkah ini diharap dapat memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi soliditas dan perjuangan partai. Menurut Gus Isom, politik bagi PKB bukan sekadar urusan kekuasaan. “Tetapi juga sebagai wadah wasilah atau perantara untuk beribadah dan menebar kebaikan,” tambahnya.
Pria berkaca amta ini mengatakan, pada malam sebelumnya, atau Selasa (22/7), telah dilaksanakan malam tirakatan dan tasyakuran. Yang menggelar adalah 20 Pimpinan Anak Cabang (PAC) PKB seluruh Kabupaten Nganjuk di wilayahnya masing-masing.
“Kegiatan di tingkat kecamatan menjadi penanda dan semangat harlah dirasakan hingga di tingkat bawah dan memperkokoh ikatan pengurus maupun konstituen,” tegasnya.
Untuk diketahui, peringatan harlah ke 27 di DPC PKB Nganjuk turut dihadiri para tamu undangan. Misalnya Dewan Syuro DPC PKB Nganjuk. Antara lain KH Tarmuzi dan KH Syamsul Mustofa.
Sedangkan puncak acara, yakni santunan anak yatim, dilakukan oleh Gus Isom dan KH Tarmuzi maupun KH Syamsul Mustofa. Tercatat 50 anak yatim yang diundang tersebut berasal dari berbagai penjuru Nganjuk.
Editor : Miko