NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Kekosongan pimpinan di empat organisasi perangkat daerah (OPD) akhirnya terisi kemarin. Namun, Bupati Marhaen Djumadi tidak mengisi dengan pejabat definitif. Hanya, pelaksana tugas (Plt). Yaitu, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nganjuk Agus Heri Widodo, Plt Direktur RSUD Nganjuk Sudarno, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk diisi oleh Onny Supriyono serta Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nganjuk Samsul Huda.
Baca Juga: Relokasi PKL Gedung Juang, RSUD Nganjuk Siapkan Food Court di Gedung Baru
Menurut Plt Kepala BKPSDM Agus Heri Widodo, penunjukkan Plt untuk empat OPD itu dilakukan Kang Marhaen pada Selasa (5/8). Empat pejabat yang mengisi pos Plt tersebut harus rangkap jabatan dan tugas. Karena mereka memiliki jabatan definitif. Untuk Agus, jabatan definitifnya adalah Sekretaris BKPSDM. Kemudian, untuk Samsul Huda yang menjadi Plt Kepala DPMPTSP Nganjuk, jabatan definitifnya adalah inspektur inspektorat. Lalu, Onny Supriyono yang menjadi Plt Kepala Dinas PUPR, jabatan definitifnya adalah sekretaris Dinas PUPR. Kemudian, Sudarno yang menjabat sebagai Plt Direktur RSUD Nganjuk, jabatan definitifnya adalah Wakil Direktur Umum RSUD Nganjuk.
Khusus untuk Sudarno, Agus menjelaskan, meski dia bukan seorang dokter tetapi dia berhak memimpin RSUD Nganjuk. Karena jabatannya di RSUD Nganjuk sebatas Plt Direktur RSUD Nganjuk. Bukan direktur definitif. “Kalau nanti direktur definitif maka untuk RSUD harus seorang dokter,” terangnya.
Untuk mengisi dengan pejabat definitif, Agus menjelaskan, Bupati Marhaen akan melakukan lelang jabatan terlebih dulu. Empat kepala OPD yang diisi Plt kepalanya itu akan dilelang. Siapa yang layak secara administrasi dan kemampuan maka dia akan dipilih. “Dalam waktu dekat kami akan membicarakannya dengan bupati,” ujarnya.
Baca Juga: Bupati Marhaen Minta Bantuan BNPB Bangun Jembatan Lama Kertosono
Perlu diketahui, kekosongan empat kepala OPD itu terjadi setelah Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi melakukan mutasi 21 pejabat eselon II. Direktur RSUD Nganjuk dr Tien Farida Yani digeser menjadi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, Kepala Dinas PUPR Gunawan Widagdo dipindah menjadi Kepala Disporabudpar Nganjuk, Kepala DPMPTSP Purwo Bujono geser menjadi Kepala Dinas Arpus Kabupaten Nganjuk, dan kepala BKPSDM tetap kosong. (wib/tyo)
Editor : Miko