NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Lampu hijau diberikan oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi kepada Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nganjuk.
Rencana BKPSDM Nganjuk mengusulkan tenaga R2, R3, dan R4 bersamaan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mendapat restu. “Saya setuju tenaga honorer R2, R3, dan R4 untuk diusulkan semuanya jadi PPPK paruh waktu secara bersamaan,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Dengan adanya restu itu, Plt Kepala BKPSDM Nganjuk Agus Heri Widodo langsung bergerak cepat. Mulai kemarin (15/8), BKPSDM mulai menginput data tenaga honorer R2, R3, dan R4 ke website milik BKN RI. “Saat ini masih sedang proses input data ke BKN RI,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Agus menjelaskan, sesuai prosedur, saat ini BKPSDM Nganjuk tengah melakukan input data milik tenaga honorer dengan status R2, R3, dan R4. Sedangkan proses pengusulan baru bisa dikatakan setelah seluruh proses input data tersebut lengkap.
“Saat ini sedang proses. Setelah semua data diinput ke BKN RI, maka proses pengusulan itu sudah selesai,” tambahnya.
Lalu kapan proses tersebut rampung? Menanggapi pertanyaan itu, Agus menyebut proses input data tidak akan membutuhkan waktu lama. Hanya satu hingga dua hari saja. Karena sesuai jadwal, proses pengusulan tidak boleh lebih dari 20 Agustus. “Pengusulan terakhir tanggal 20 Agustus. Semuanya akan selesai sebelum tanggal tersebut,” tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Republik Indonesia (RI) melakukan rapat dengan pemerintah daerah (Pemda) se Indonesia pada Selasa (29/7). Rapat secara zoom tersebut untuk memutuskan nasib tenaga honorer yang mengikuti tes PPPK pada tahun 2024 lalu.
Hasilnya, dalam waktu dekat, pemerintah akan mengangkat tenaga honorer dengan status R2, R3, dan R4 menjadi PPPK paruh waktu. Sebelum diusulkan, minggu lalu, BKPSDM Nganjuk melakukan verifikasi jumlah tenaga honorer yang masih bekerja. Dari proses verifikasi, diketahui saat ini jumlah tenaga honorer yang berstatus R2, R3, dan R4 sebanyak 2.250 orang. Dengan rincian R2 dan R3 sebanyak 983 dan R4 sebanyak 1.267 orang.
Sementara itu, Ha, salah satu tenaga honorer menyambut antusias restu Kang Marhaen untuk pengusulan PPPK paruh waktu secara bersamaan. “Ini membuktikan Pemkab Nganjuk tidak pilih kasih dalam pengusulan PPPK paruh waktu,” ujarnya.
Ha berharap, data tenaga honorer yang diusulkan benar-benar yang terdata dan ikut tes PPPK. Jangan sampai ada tenaga honorer selundupan. Kemudian, mengorbankan tenaga honorer yang ikut tes PPPK. “Semoga semua tenaga honorer R2, R3, dan R4 diangkat jadi PPPK paruh waktu dulu sebelum jadi PPPK penuh waktu,” harapnya. (wib/tyo)