NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Rencana peluncuran fasilitas pendidikan baru bernama Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Nganjuk kian dimatangkan. Hari ini Selasa (29/2), Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf dijadwalkan akan bertandang ke Kota Angin. Kunjungan Gus Ipul—sapaan akrab Saifullah Yusuf—ini diagendakan secara khusus untuk membahas progres dan kesiapan pembangunan proyek tersebut.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk memastikan bahwa pembangunan sekolah tersebut ini statusnya sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Oleh karena itu, pembangunannya sama sekali tidak akan menyedot Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi optimistis fasilitas ini bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
"Rencananya sekolah rakyat ini akan beroperasi pada tahun ajaran depan," ujar Kang Marhaen, sapaan akrab Bupati Nganjuk pada Januari lalu.
Lebih lanjut, Marhaen menjelaskan bahwa untuk mewujudkan megaproyek ini, pemerintah pusat tidak tanggung-tanggung dalam memberikan dukungan finansial. Anggaran yang digelontorkan dari pusat mencapai angka yang fantastis, yakni sebesar Rp 911 miliar.
Nantinya, pengerjaan konstruksi proyek senilai ratusan miliar tersebut akan dipercayakan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang konstruksi, yakni PT Brantas Abipraya. Kehadiran Mensos Saifullah Yusuf diharapkan dapat menjembatani koordinasi antara pusat dan daerah agar pengerjaan fisik maupun konsep pendidikan Sekolah Rakyat ini berjalan lancar tanpa hambatan.
Editor : rekian