NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk sedang berusaha membuka jalur kereta api lokal ke Stasiun Nganjuk. Permintaan tersebut dilayangkan langsung oleh Pemkab Nganjuk kepada Balai Teknik Perkeretapian (BTP) Kelas I Surabaya.
Hal itu seperti yang dikatakan langsung oleh Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro. Dia mengatakan, saat ini, masyarakat di Kecamatan Nganjuk sangat terbatas dalam akses lalu lintas kereta api.
Baca Juga: Waspada Lubang! Jalan Warujayeng-Prambon Kini Mulai Diperbaiki Pemkab Nganjuk
“Banyak sekali warga di Kecamatan Nganjuk dan sekitarnya yang meminta adanya kereta api lokal,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Pria yang akrab disapa Mas Handy itu menjelaskan, saat ini, hanya Stasiun Kertosono yang melayani kereta api lokal. Sedangkan, Stasiun Nganjuk hanya melayani kereta api perjalanan jauh. Padahal, menurut Handy, banyak sekali peminat kereta api lokal yang berasal dari Kecamatan Nganjuk dan sekitarnya.
Baca Juga: Siap-Siap! Sekolah Rakyat Kabupaten Nganjuk Bakal Rektrut Tenaga Guru
Hal itu bukan tanpa alasan. Menurut Mas Handy, banyak masyarakat Nganjuk yang bekerja di luar kota. Mulai dari Jombang, Mojokerto, Sidoarjo, hingga Surabaya. Nah, hingga saat ini, mayoritas pekerja tersebut hanya bisa berangkat bekerja dengan kendaraan pribadi atau bus. “Kalau kereta api jarak jauh itu terlalu mahal untuk pekerja. Masyarakat inginnya kereta api lokal karena pasti terjangkau,” tambahnya.
Selain itu, menurut Mas Handy, banyak stasiun yang tidak beroperasi secara maksimal di Nganjuk. Contohnya seperti Stasiun Baron dan Stasiun Sukomoro. Padahal kedua stasiun tersebut memiliki kualifikasi yang bagus. “Kabupaten Nganjuk memiliki banyak stasiun. Mungkin itu bisa jadi pertimbangan agar dibuat jalur kereta api lokal,” tandasnya.
Editor : rekian