NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, terus memperkuat program kesejahteraan sosial dan infrastruktur selama bulan Ramadan. Dalam kunjungannya baru-baru ini, Khofifah menekankan pentingnya membangun kesalehan sosial melalui dua pilar utama program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yakni Charity (amal) dan Prosperity (kesejahteraan).
Khofifah menjelaskan bahwa selama bulan Ramadan, Pemprov Jatim mengintensifkan program-program yang menyasar masyarakat rentan.
"Ini adalah kegiatan ke-12 di bulan Ramadan ini. Ada yang sifatnya prosperity, ada yang sifatnya charity. Charity ini diperuntukkan bagi asistensi sosial penyandang disabilitas dan lansia kurang mampu," ujar Khofifah.
Sementara itu, pilar prosperity diarahkan untuk pengembangan kemandirian ekonomi masyarakat melalui penyaluran zakat produktif serta program penanganan kemiskinan ekstrem di berbagai wilayah Jawa Timur.
Selain fokus pada bantuan sosial, Gubernur Khofifah juga memberikan perhatian serius pada kondisi infrastruktur jalan. Mengingat curah hujan yang tinggi dan persiapan menyambut arus mudik Lebaran, Pemprov Jatim mengalokasikan bantuan aspal kepada kabupaten/kota.
"Begitu banyak anggaran yang mengalami penyesuaian, dan intensitas hujan cukup tinggi, maka kondisi jalan kita harus terus diperhatikan. Pemprov 'turun tangan' membantu kabupaten/kota di Jawa Timur yang mengajukan bantuan aspal," jelasnya.
Total anggaran yang dialokasikan untuk bantuan infrastruktur jalan ini mencapai Rp 8,776 miliar. Skema pengerjaannya merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bertanggung jawab atas proses pengerjaan di lapangan. Sementara Pemerintah Provinsi (Pemprov) menyediakan material overlay atau aspalnya.
Menjelang masa mudik, Khofifah memastikan bahwa koordinasi lintas sektor telah dilakukan secara intensif. Pemprov Jatim telah melakukan rapat koordinasi dengan Polda Jatim, BMKG, Jasa Raharja, Pertamina, hingga PLN.
"Kita melakukan proses penyiapan yang sangat komprehensif. Sudah berkali-kali kita koordinasikan agar semua aspek, mulai dari keamanan jalan hingga ketersediaan energi, siap menyambut masyarakat yang akan pulang kampung," tambahnya.
Terkait kepulangan jemaah umrah maupun warga dari luar negeri, Khofifah juga mendoakan agar seluruh proses perjalanan udara berjalan lancar dan aman hingga tiba di tanah air.
Acara tersebut diakhiri dengan peninjauan pasar murah yang menjadi bagian dari upaya Pemprov Jatim dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok selama bulan suci Ramadan.
Editor : rekian