Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Sebelum WFH, ASN Nganjuk Bakal Apel Akbar dan Halalbihalal di Stadion Anjuk Ladang

rekian • Minggu, 29 Maret 2026 | 11:07 WIB
SOLID: Bupati Marhaen dan Wakil Bupati Trihandy bersalaman dengan ASN Nganjuk. (dok. Radar Nganjuk)
SOLID: Bupati Marhaen dan Wakil Bupati Trihandy bersalaman dengan ASN Nganjuk. (dok. Radar Nganjuk)

 
radarnganjuk.jawapos.com – Sebelum resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Nganjuk bakal dikumpulkan di Stadion Anjuk Ladang pada Senin (30/3).

Agendanya, Pemkab akan menggelar Apel Akbar sekaligus Halalbihalal. Pantauan radarnganjuk.jawapos.com, persiapan mulai dilakukan untuk menyambut kedatangan pasukan dari delapan kompi. Pesertanya pun meluber, terdiri dari 38 instansi atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran dari 20 kecamatan, hingga seluruh kepala SD negeri se-Kabupaten Nganjuk.

Baca Juga: ASN Pemkab Nganjuk Bakal WFH Tiap Rabu! Wajib Absen Tiga Kali, Pelayanan Publik Tetap Masuk 100 Persen

“Apel akbar ini dijadwalkan mulai pukul 06.00 WIB. Ini jadi momentum silaturahmi sekaligus konsolidasi sebelum kebijakan baru (WFH) berjalan,” ujar sumber di internal Pemkab Nganjuk.

Adopsi Kebijakan Provinsi

Kepastian penerapan WFH di Nganjuk dikonfirmasi langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. Langkah ini diambil mengikuti jejak Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang digagas Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Tujuannya mulia: efisiensi dan penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Baca Juga: Bupati Nganjuk Gandeng Diaspora untuk Bangun Kota Angin, Ajak Aktif Bangun Nganjuk

Rencananya, per 1 April mendatang, ASN di Kota Angin akan mulai merasakan bekerja dari rumah. Namun, tidak setiap hari. “Kami akan memberlakukan WFH sebanyak satu kali dalam sepekan. Yakni setiap hari Rabu,” tegas pria yang akrab disapa Kang Marhaen tersebut kepada Radar Nganjuk.

Pemilihan hari Rabu pun bukan tanpa perhitungan matang. Menurut Marhaen, hari Rabu berada tepat di tengah pekan. Hal ini untuk mengantisipasi potensi ASN yang ingin "memperpanjang" libur jika WFH diletakkan di hari Senin atau Jumat. “Yang ideal ya hari Rabu. Tujuannya agar tidak ada ASN yang bolos,” imbuhnya dengan nada lugas.

Baca Juga: Khofifah Salurkan Bantuan Sosial dan Alokasikan Rp 8,7 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Jawa Timur

Pelayanan Publik Tetap Gas Pol

Meski ada kebijakan bekerja dari rumah, Kang Marhaen mewanti-wanti bahwa tidak semua ASN bisa rebahan di rumah sambil bekerja. ASN yang bertugas di sektor pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap wajib ngantor seperti biasa.

Unit kerja seperti Puskesmas, Rumah Sakit, Dispendukcapil, hingga Mal Pelayanan Publik (MPP) dipastikan tetap buka normal. “Kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berkurang sedikit pun,” tambah politisi asal Baron tersebut.

Baca Juga: Hore! THR ASN Pemkab Nganjuk Cair, Anggaran Rp 50 Miliar Siap Digerojok

Diawasi GPS, Bolos Bakal Disanksi

Lantas, bagaimana cara memastikan ASN benar-benar bekerja saat WFH? Pemkab Nganjuk sudah menyiapkan "pagar" digital. Marhaen menjelaskan, para ASN wajib menggunakan aplikasi khusus yang terintegrasi dengan Global Positioning System (GPS).

Nantinya, posisi ASN akan terlacak secara real-time. Tak hanya itu, mereka diwajibkan melakukan absensi elektronik sebanyak tiga kali sehari: pagi, siang, dan sore saat jam pulang. “Kami akan memberi sanksi tegas kepada ASN yang tidak bekerja secara maksimal ketika WFH. Semua terpantau,” pungkasnya.

Editor : rekian
#ASN Nganjuk #apel akbar #halalbihalal #ASN WFH #Wakil Bupati Trihandy #wfh #stadion anjuk ladang #Marhaen Djumadi #bupati marhaen #Kabupaten Nganjuk