NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk sukses menggelar Job Fair dan Edu Fair May Day 2026. Kegiatan tersebut bertujuan menekan angka pengangguran di Kabupaten Nganjuk.
Dari informasi yang dihimpun wartawan koran ini, Job Fair dan Edu Fair May Day 2026 yang digelar Disnaker Nganjuk itu berlangsung selama dua hari. Yakni pada 21 dan 22 Mei. Kegiatan yang berlangsung di GOR Bung Karno itu bisa diikuti oleh para pencari kerja di Nganjuk secara gratis. Dengan jam buka yakni mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Pembukaan Job Fair dan Edu Fair May Day 2026 yang digelar kemarin (21/5) berlangsung meriah. Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Selain bupati, kegiatan juga diikuti langsung oleh Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, Kepala Disnaker Nganjuk Itsna Shofiani, perwakilan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Nganjuk.
Dalam sambutannya, Bupati Marhaen memberikan motivasi kepada para pencari kerja di Kabupaten Nganjuk. Kang Marhaen berharap, kegiatan job fair dan edu fair yang digelar oleh Disnaker Nganjuk dapat menjadi perantara para pencari kerja untuk mendapat pekerjaan yang diimpikan. “Bismillah semoga kegiatan yang digelar oleh Disnaker Nganjuk dapat bermanfaat bagi para pencari kerja di Nganjuk,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disnaker Nganjuk Itsna Shofiani mengatakan, total ada 51 perusahaan yang mengikuti job fair. Dari 51 perusahaan itu, terdapat 4.496 lowongan pekerjaan yang dibutuhkan. “Job fair merupakan acara yang ditujukan untuk mempertemukan para pencari kerja dan penyedia kerja,” ujarnya.
Selain job fair, di acara yang sama, Disnaker Nganjuk juga memberikan layanan kepada pencari kerja di Nganjuk. Yakni, pelayanan pembuatan kartu pencari kerja atau kartu kuning. “Kami juga berterima kasih kepada Dinkes Nganjuk yang membuka layanan cek kesehatan gratis,” tambahnya.
Lebih lanjut, selain mengadakan job fair, Disnaker Nganjuk juga aktif memberi ruang bagi pencari kerja di Nganjuk. Salah satunya dengan aktif dalam membagikan informasi di media sosial. Setiap hari, menurut Itsna, Disnaker Nganjuk sering melakukan live di media sosial untuk menginformasikan lowongan pekerjaan. “Kami terus berupaya untuk menekan angka pengangguran di Nganjuk,” pungkasnya. (wib/tyo)
Editor : Karen Wibi